Rincian Biaya Modal Usaha Air Minum Isi Ulang (Galon)

19 Januari 2017

Inilah peluang bisnis yang popular di masyarakat modern saat ini. Perkembangan jaman yang ingin serba instant dan praktis membuat usaha air minum isi ulang (galon) tumbuh subur di Indonesia. Di berbagai pelosok desa dan kota mudah sekali kita jumpai berbagai depot air minum isi ulang dengan berbagai merek tertentu. Seperti Fujiro, Aqua, Air Biru, dan brand lain sebagainya.

Prospek Usaha Air Minum Isi Ulang (Galon)
Minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang alami. Sejak lahir manusia membutuhkan air. Apa jadinya manusia tidak minum air. Tentu saja bisa mengakibatkan dehidrasi yang berujung pada kematian. Oleh sebab itu sangat penting dalam kehidupan manusia air minum yang bersih dan menyehatkan. Namun sekarang ini sebagian daerah kesulitan mendapatkan air minum disebabkan kekeringan. Hal ini membuat usaha depot air minum isi ulang (galon) menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Usaha ini akan tetap dibutuhkan oleh manusia selama manusia hidup di dunia. Karena minum sebagai kebutuhan dasar manusia. Apalagi sekarang jumlah penduduk di tanah air bertambah sangat banyak saat ini. Membuat bisnis air minum isi ulang galon semakin menjanjikan untung besar. Yang penting dalam menjalankan usaha ini dengan rasa yakin optimis berhasil disertai melayani para pelanggan dengan hati.
modal usaha air minum isi ulang, bisnis air galon, bisnis air minum isi ulang, galon, biaya bisnis air minum

Penulis sudah lama hidup di kota dan desa. Melihat perkembangan usaha depot air minum sungguh sangat menguntungkan. Misalnya di kampung penulis ada lima gerai bisnis depot air isi ulang galon dan semuanya laris manis. Walaupun jaraknya saling berdekatan. Pendek kata, peluang bisnis depot air minum galon memiliki tingkat persaingan tinggi sekali. Namun tetap menjanjikan. Anda bisa membuka usaha depot air minum isi ulang di depan rumah.

Lalu yang menjadi pertanyaan berapakah modal usaha yang dibutuhkan dalam membuka usaha bisnis depot air minum isi ulang galon? Karena masih simpang siurnya modal usaha air minum isi ulang galon ini di masyarakat. Untuk mengetahui secara  lebih lengkap dan detail mengenai modal dan peluang usaha yang menguntungkan ini simak terus artikel berikut ini.  

Rincian Biaya Modal Usaha Air Minum Isi Ulang (Galon)
Tanpa panjang lebar lagi, berikut ini rincian modal awal dalam membuka usaha air minum isi ulang galon yang perlu sobat ketahui, antara lain:

1. Sewa Lokasi Usaha = harga Rp 15 juta
2. Belanja Peralatan     = harga Rp 16 juta
3. Bayar Listrik           = harga Rp 150 ribu
4. Biaya Transportasi   = harga Rp 100 ribu
5. Gaji Karyawan        = harga Rp 750 ribu
6. Beli tutup galon, tisu, air = harga Rp 2 juta

Setelah dihitung estimasi modal usaha sekitar Rp 34 juta. Apabila dalam sehari sobat dapat menjual air minum galon sebanyak 100 buah maka penghasilan kotor yang didapat sekitar Rp 500 ribu perhari (100 galon x Rp 5000). Jadi dalam sebulan penghasilan kotor yang diperoleh sebesar Rp 15 juta (Rp 500.000 x 30). Setelah dikurangi biaya operasional maka keuntungan bersih sekitar Rp 10 juta perbulan. Dan BEP atau balik modal bisa ditempuh kurang dari tiga bulan.

Kelebihan Usaha Air Minum Isi Ulang (Galon)
Bisnis tidak ada yang abadi. Mungkin saat ini usaha depot air minum isi ulang (galon) sobat mengalami masa laris manis. Sehingga keuntungan sangat besar. Hingga omset puluhan juta rupiah perbulan. Tapi ingatlah suatu waktu bisnis depot air minum isi ulang galon sobat bisa saja mengalami penurunan keuntungan usaha secara tajam. Hal ini tak terlepas dari beberapa faktor. Misalnya pesaing membangun usaha serupa di lokasi yang strategis dan dekat dengan depot air minum isi ulang sobat. Kue (pasar) atau target market yang besar menjadi terbelah sangat kecil dibagi dua.

Usaha depot air minum isi ulang (galon) termasuk bisnis yang mudah dijalankan dengan beberapa keuntungan yang sangat mendasar, antara lain:

Modal Kecil
Modal usaha yang diperlukan relatif kecil. Dengan modal uang kurang dari Rp 10 juta, anda sudah bisa membuka depot air minum isi ulang galon secara sangat sederhana. Begitupula dengan biaya operasional usaha terbilang sangat kecil. Seperti biaya transportasi yang sudah ditutupi oleh keuntungan usaha. 

Mudah Dijalankan
Gampang sekali dalam menjual air minum isi ulang galon sebab konsumen akan datang dengan sendirinya. Sebab mereka butuh air minum setiap hari yang praktis ketimbang merebus air yang memakan waktu lama.

Tempat Fleksibel
Usaha air minum isi ulang tidak memerlukan tempat yang luas. Memanfaatkan ruangan kecil di depan rumah, sobat sudah dapat menjalankan bisnis minuman ini dengan prospek yang sangat cerah.  

Bisnis Non Musiman
Kelebihan dari usaha air minum isi ulang galon adalah tidak mengenal musim. Ia akan laku keras sepanjang waktu tanpa membutuhkan keterampilan khusus. Seorang anak kecil pun bisa menjalankan bisnis ini. Kuncinya mau belajar dan belajar.

Usaha Kombinasi
Penulis telah menyaksikan berbagai depot air minum isi ulang galon di berbagai daerah dan tempat di Indonesia. Kebanyakan bisnis gerai air minum galon isi ulang ini dibuka dengan kombinasi usaha lainnya. Seperti usaha berjualan gas 3 kg elpiji pertamina, bisnis berjualan buah-buahan, usaha grosiran makanan ringan, konter pulsa elektrik, warnet, dan lain-lain. Dan tetap usaha air minum isi ulang galon dikombinasikan dengan jenis usaha apapun tetap menguntungan sekali. Bisnis ini bisa dijalankan secara sampingan di rumah maupun bisnis utama oleh seorang karyawan, ibu rumahtangga, pelajar, mahasiswa dan lain sebagainya.

Untung Besar
Telah banyak orang kaya baru lahir dari bisnis air minum isi ulang (galon). Karena keuntungan yang didapat sangat besar. Apalagi jika pelanggan bertambah banyak. Bisa-bisa anda cepat kaya seperti yang dialami para pengusaha air minum isi ulang yang sukses di Indonesia. Mungkin saat ini giliran anda meraih keberhasilan dalam bisnis air minum isi ulang (galon). Yang penting adalah keberanian dalam memulai jenis usaha yang terbukti menguntungkan ini. Jika Anda tidak mempunyai modal usaha maka Anda dapat meminta bantuan modal kepada  berbagai pihak dengan melengkapi proposal usaha air minum isi ulang galon.

Cara Bisnis Air Minum Isi Ulang (Galon)
Langkah pertama dalam memulai usaha air minum galon isi ulang adalah mencari tempat usaha yang sangat strategis. Inilah hal paling penting yang mendukung kesuksesan sebuah usaha itu sendiri. Sehingga mudah dikenali usaha anda dan mudah dijangkau orang dari berbagai tempat dan kalangan. Tempat usaha tersebut bisa milik sendiri atau hasil sewa berupa kios sederhana ukuran 4 meter x 4 meter.

Kemudian sobat mesti mencari agen yang menjual peralatan dan perlengkapan usaha air minum isi ulang galon di kota terdekat. Harga peralatan bisnis air minum isi ulang secara lengkap sekitar Rp 6 juta sampai Rp 20 juta. Setelah melakukan pemasangan secara benar hingga usaha air minum isi ulang galon siap buka maka langkah selanjutnya adalah melakukan promosi usaha. Seperti dengan menyebarkan brosur di daerah sekitar, melakukan promosi atau penawaran langsung ke masyarakat, pabrik, perusahaan dan berbagai lembaga sekitar, dll. Adapun contoh brosur air minum isi ulang bisa anda buat sendiri atau dapat melihat di internet.

Usaha air minum isi ulang (galon) sekilas mudah dijalankan dan pasti menguntungkan. Tapi jika ditelaah lebih dalam ada beberapa kendala yang mesti dihadapi usaha ini. Seperti masyarakat mempertanyakan kebersihan air tersebut. Oleh sebab itu, tugas sobat yang utama adalah menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada bisnis ini. Bahwa air minum isi ulang yang Anda jual benar-benar bersih dan layak untuk diminum oleh manusia. Sehingga anda harus memastikan air minum isi ulang yang dijual tak keruh dan terbebas dari jentik nyamuk supaya usaha berjalan lancar.

Bisnis air minum isi ulang galon akan berjalan sukses setelah mampu menumbuhkan kepercayan konsumen terhadap usaha kita. Selanjutnya pastikan layanan yang diberikan tampil prima seperti cepat dalam melayani konsumen, melengkapi dengan jasa antar galon gratis yang tepat waktu dalam pengiriman barang, memberikan hadiah gratis, diskon, gratis isi ulang air minum galon setelah 10 kali isi ulang dan lain-lain.

Kisah Sukses Usaha Air Minum Isi Ulang (Galon)
Salah seorang pengusaha yang berhasil dalam menekuni bisnis air minum isi ulang galon adalah pria yang akrab disapa Agus. Pada mulanya Agus berprofesi sebagai pegawai swasta di bank terkemuka daerah Jakarta. Berjalan waktu, krisis moneter menerpa Indonesia yang mengakibat beberapa bank di tanah air berjatuhan dan bangkrut. Salah satunya bank tempat bekerja Agus. Hal ini membuat Agus terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Tak mau berlarut dalam kesedihan, Agus terus berusaha mencari sebuah pekerjaan terbaru yang sesuai dengan kualifikasi dan keahliannya. Namun karena persaingan dunia kerja yang ketat membuat pria ramah dan tampan ini kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan baru. Ia bertekad untuk terus mencari pekerjaan supaya anak dan isteri tercinta bisa hidup secara layak saat ini dan masa mendatang.

Tapi nasib baik tak datang menghampirinya. Ia masih kesulitan memperoleh pekerjaan baru yang sesuai dengan keahliannya. Oleh salah seorang sahabatnya, Agus diberi nasihat bukan hanya fokus mencari kerja tapi ia juga mesti fokus dalam mencari peluang usaha baru. Karena membuka sebuah usaha pun bisa lebih menjanjikan ketimbang menjadi karyawan. Sejak saat itulah, Agus mencari peluang bisnis terbaru yang sangat menjanjikan. Terbersitlah ide untuk membuka usaha air minum isi ulang galon.

Namun sekali lagi, ia tidak mempunyai modal usaha berupa uang yang mencukupi untuk membeli peralatan dan perlengkapan usaha tersebut. Pada akhirnya, mobil milik satu-satunya terpaksa dijual untuk dijadikan modal usaha air minum isi ulang galon yang sangat menjanjikan.

Setelah usaha air minum isi ulang galon berdiri dan buka resmi, ia melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar mengenai pentingnya minum air sehat yang bersih. Berjalan waktu para pelanggan bertambah banyak. Hingga depot air minumnya mampu menjual ratusan galon perhari. Dan keuntungan dari bisnis ini jauh melebihi gajinya dulu sebagai pegawai bank di Jakarta. Ia berusaha menguasai cara mengembangkan usaha depot air minum hingga membuka cabang di daerah lain.