Daftar Harga Bibit Lele Terkini Siap Ternak

13 Oktober 2017

Anda pasti sudah mengenal ikan lele. Ikan berkumis ini merupakan jenis ternak ikan yang sedang trend dan populer. Anda dapat dengan mudah menjumpai berbagai usaha peternakan ikan lele di desa. Ikan air tawar ini mempunyai penggemar yang banyak di Indonesia. Sehingga termasuk jenis usaha ternak ikan yang menguntungkan dalam waktu singkat. Permintaan ikan lele di masyarakat sangat tinggi. Penulis yang membuka usaha ternak lele sejak lama selalu ada saja yang meminta pasokan ikan lele konsumsi maupun bibit lele untuk dibesarkan.

Ciri-Ciri Fisik Ikan Lele
Ikan lele mempunyai tubuh pipih memanjang, tak bersisik dan agak licin. Dengan kumis panjang yang menjadi ciri khasnya. Hewan ini mampu beradaptasi dengan lingkungan secara cepat dan mempunyai daya tahan yang cukup tinggi terhadap serangan penyakit.

Ikan yang mirip ikan sidat ukuran kecil ini mempunyai kepala yang keras, mulut lebar dan mata yang kecil. Usaha beternak ikan lele bukan hanya bisa dilakukan di pedesaan dengan lahan yang masih luas. Tapi juga bisa budidaya ikan lele di perkotaan dengan lahan sempit.
bibit lele, bibit ikan lele, harga bibit lele, daftar harga bibit lele, lele, bibit ikan

Pangsa pasar usaha beternak ikan lele sangat besar. Bukan hanya kalangan perorangan yang menjadi target pasar tapi juga kalangan para pedagang kaki lima usaha pecel lele, restoran, rumah makan, warung nasi, warteg dan lain sebagainya. Ikan lele disukai para penikmat kuliner karena dagingnya lunak, murah dan tidak memiliki duri. Ikan lele bisa diolah dengan cara digoreng maupun pepes.

Ikan lele bisa tumbuh dan berkembang biak di air yang kotor sekalipun. Sehingga menjadi ikan favorit yang dibudidayakan para peternak ikan. Lele dipercaya mengandung manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh manusia. Seperti memiliki kandungan omega yang rendah dan vitamin D yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

Daftar Harga Bibit Lele Terkini Siap Ternak
Permintaan akan ikan lele cukup besar. Baik itu lele sangkuriang, phyton, dumbo sampai lele lokal. Dan belum mampu dipenuhi secara baik oleh peternak lele lokal. Hal ini menyebabkan seringkali terjadi kenaikan harga ikan lele perkilogram karena sangat langka hewan ini. Harga perkilogram ikan lele di pasaran sebesar Rp 36 ribu.

Peluang usaha budidaya ikan lele bagi pemula untuk pembenihan maupun konsumsi sangat menjanjikan untung tinggi. Selain itu, masa panen ikan lele cukup singkat dan pengelolaan usaha ternak lele sangat mudah. Di salah satu stasiun televisi swasta program acara kisah para pengusaha sukses, seorang peternak lele mampu menghasilkan keuntungan bersih sekitar Rp 10 juta perbulan.

Bagi anda yang berminat untuk membuka usaha budidaya ikan lele baik usaha pembenihan ikan lele maupun pembesaran ikan lele harus mengetahui harga lele saat ini. Untuk harga benih lele ukuran 2 centimeter harga Rp 300. Untuk bibit lele ukuran 3 cm sebesar Rp 400. Harga benih lele ukuran 4 cm sebesar Rp 500. Kalau ikan lele konsumsi siap makan harga Rp 36 ribu perkg dengan isi 10 ekor. Sehingga harga ikan lele siap makan sekitar Rp 3.600 per ekor.

Cara Ternak Lele Organik yang Baik dan Benar
Seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan teknik budidaya lele terbaru membuat berbagai cara beternak lele ditemukan. Dari mulai sistem konvensional sampai modern. Salah satu cara ternak lele yang menguntungkan adalah sistem ternak lele organik.

Mengapa penulis mengajak para pembaca untuk memilih budidaya lele organik? Karena rasa daging lele organik lebih enak, gurih dan lezat dari jenis lele biasa. Selain itu, permintaan lele organik di pasaran cukup tinggi dan belum bisa dipenuhi oleh para petani lokal. Hal ini tak terlepas dari penggemar ikan lele di tanah air sangat besar dari mulai anak anak sampai orang dewasa. Kelebihan ternak lele organik adalah lebih menghemat biaya pakan dan mengurangi resiko kematian lele.

Hal yang membedakan sistem ternak lele organik dengan sistem ternak lele biasa terletak pada pakan yang diberikan. Pakan lele organik dibuat oleh mikroorganisme atau kompos yang mengubah amoniak dan kotoran di kolam menjadi pakan alami bagi ikan lele. Cara ternak lele organik biasanya di kolam tertutup.

Inilah tahapan cara beternak lele organik yang baik dan benar dari awal sampai akhir, antara lain:

1. Siapkan kolam bagi ikan lele. Sangat dianjurkan kolam terbuat dari terpal berukuran 4 meter x 5 meter dengan tinggi 100 centimeter. Cara beternak lele menggunakan kolam terpal plastik dinilai paling mudah, praktis dan murah.

Sebenarnya ukuran kolam terpal bagi ikan lele tergantung kebutuhan. Misalnya bibit lele yang hendak disebar berjumlah banyak maka anda harus membuat kolam terpal dengan ukuran lebih besar. Begitupula jika lahan yang tersedia sempit maka ukuran kolam terpal plastik disesuaikan dengan luas lahan yang tersedia.

2. Penyebaran pupuk kandang atau Kompos. Selanjutnya pupuk kompos atau pupuk kandang disebarkan dalam kolam beserta bakteri probiotik penumbuh pakan lele alami. Kemudian menutup kolam terpal menggunakan plastik. Tunggu sampai dua minggu hingga proses fermentasi berhasil.

3. Pemilihan benih. Salah satu hal yang menentukan kesuksesan usaha beternak ikan lele organik lainnya adalah pemilihan bibit lele. Aspek ini menentukan 50 persen keberhasilan ternak lele. Pastikan bibit lele berkualitas baik dan unggul seperti benih lele sangkuriang. Karena jenis lele sangkuriang mudah dikembangbiakan, cepat besar dan bisa dilakukan dengan sangat mudah. Bahkan oleh seorang pemula sekalipun.

Untuk memasukkan benih lele secara bersamaan pada kolam pastikan ukuran lele sama atau seragam. Untuk mencegah ikan lele saling memangsa dan masing masing lele makan sesuai porsi yang sama. Terakhir untuk budidaya lele organik pastikan diberi pakan organik secara teratur sebanyak dua kali dalam sehari.

Rahasia Sukses Ternak Lele
Setiap jenis usaha pasti memerlukan kiat sukses dalam menjalaninya. Itu pula yang berlaku dalam bisnis ternak lele. Saat ini sudah banyak para peternak lele yang berhasil dan kaya. Kesuksesan yang mereka raih tidak semudah dibayangkan. Mereka merintis dari awal proses perjuangannya. Berbagai kendala dan hambatan mereka temui dalam menjalankan usaha ternak lele. Namun mereka tidak menyerah hingga menemukan keberhasilan yang mereka cita citakan.

Diantara banyak jenis usaha ternak ikan seperti budidaya ikan hias cupang, guppy, louhan, ternak ikan mas, gurame, nila merah, koi, dll maka usaha ternak ikan lele merupakan jenis bisnis peternakan ikan yang sangat menjanjikan. Telah banyak peternak lele yang kaya raya dan sukses berkat budidaya lele.

Jika anda mengalami kegagalan dalam usaha budidaya lele organik pada awal usaha maka jangan dianggap itu sebuah kegagalan. Tapi belum berhasil saja. Para peternak lele yang sukses dan kaya raya dengan omset hingga puluhan juta rupiah perbulan diawali dengan beberapa usaha ternak lele gagal. Tapi mereka tidak menyerah hingga mencapai yang namanya kesuksesan. Pesan pentingnya jangan pernah menyerah dalam menekuni bisnis ternak lele organik.

Pendek kata, rahasia sukses ternak lele yaitu menguasai aspek teknik meliputi pemilihan bibit yang unggul, manajemen pengelolaan air kolam, pemberian pakan yang benar dll. Untuk aspek mental meliputi peternak harus ulet dan pantang menyerah.

Modal Usaha Ternak Lele Kolam Terpal dan Keuntungannya
Berikut ini rincian modal usaha beternak lele organik, antara lain:

1. Pembelian kompos atau pupuk kandang sebagai pemicu pakan alami lele di dalam air
2. Belanja bibit lele
3. Pembuatan kolam terpal bagi lele

Adapun pembuatan pupuk kandang atau kompos cukup mudah. Apalagi anda sudah terbiasa tinggal di desa. Pupuk kompos dibuat berasal dari sampah atau sisa makanan. Sedangkan pupuk kandang dibuat dari kotoran hewan. Seperti kotoran sapi, domba dan kerbau.

Cara membuat pakan lele organik dimulai dari penyebaran pupuk kompos pada kolam dan ditambahkan dengan bakteri penumbuh misal bakteri probiotik. Untuk mendapatkan bakteri penumbuh pakan lele atau probiotik maka anda dapat membelinya di toko pakan ikan di sekitar anda.

Adapun yang menjadi keuntungan dari budidaya lele organik, antara lain:

1. Pangsa pasar yang besar. Mulai dari anak anak sampai orang dewasa menyukai makanan lele. Baik dipepes atau digoreng. Karena lele memiliki rasa daging yang gurih, enak dan lezat. Selain itu daging lele mempunyai banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia

2. Lele mampu bertahan hidup dalam berbagai ekosistem. Bahkan dalam air kotor pun lele bisa bertahan hidup

3. Biaya modal usaha yang sangat ringan. Dikarenakan anda bisa membuat kolam terpal dari plastik bagi peternakan lele. Dengan kolam terpal maka di lahan sempit dan terbatas pun usaha budidaya lele bisa dijalankan. Seperti di halaman rumah.

Usaha beternak lele di kolam terpal bisa dilakukan di kota maupun desa. Jika anda sedang mencari peluang usaha baru dalam bidang ternak ikan yang menjanjikan untung besar maka usaha budidaya lele di kolam terpal secara rumahan bisa menjadi pilihan yang terbaik.

Dengan ternak lele di halaman rumah menggunakan terpal plastik maka ikan lele aman dari serangan predator, ular, biawak, dll. Hal ini sebaliknya terjadi jika anda beternak lele di kolam tanah liat, kolam beton dan kolam tembok yang jauh dari rumah. Di mana pengontrolan sangat lemah. Ikan lele seringkali dimakan hewan predator seperti biawak dan kerapkali meloncat keluar dari kolam.