Rincian Biaya Modal Usaha Rental Mobil dan Keuntungannya

05 Juni 2017

Anda tentu sudah mengenal bisnis rental mobil. Usaha ini telah ada sejak lama dan sampai sekarang tetap eksis dan masih menjanjikan untuk digeluti. Potensi keuntungan yang menggiurkan dari bisnis penyewaan mobil tak terlepas dari tingginya tingkat aktifitas manusia sehari hari. Seperti di hari minggu atau liburan dan akhir pekan sering digunakan oleh orang untuk piknik atau jalan jalan ke objek wisata menggunakan mobil bersama anggota keluarga lainnya.

Analisa Usaha Rental Mobil
Kegiatan orang lainnya adalah mengantar pengantin menggunakan mobil yang terkadang dalam jumlah banyak. Dan mengunjungi acara pesta pernikahan, bersilaturahmi dengan keluarga, menjenguk orang sakit, dan lain sebagainya adalah kegiatan yang tak bisa lepas dari mobil sebagai sarana transportasi. Hal ini menimbulkan sebuah peluang usaha baru yang sangat prospektif dan menguntungkan yakni usaha rental mobil untuk kegiatan itu.

Peluang usaha rental mobil sangat sayang untuk dilewatkan. Apalagi anda mempunyai modal usaha yang mencukupi untuk membuka bisnis sewa mobil. Keuntungan yang didapatkan cukup besar dan bersifat pasif. Selain itu, usaha penyewaan mobil tak memerlukan waktu yang banyak untuk mengurusnya. Hal inilah yang membuat bisnis rental mobil sangat cocok bagi semua kalangan mencakup karyawan swasta, mahasiswa, pengangguran, pebisnis online, pns dan lain sebagainya.
rental mobil, bisnis rental mobil, usaha rental mobil, modal rental mobil, rental, mobil rental, sewa mobil

Pangsa pasar yang sangat besar membuat bisnis rental mobil menjanjikan sekali untung besar perbulan. Didukung oleh jumlah penduduk Indonesia yang kian besar setiap tahun baik di desa maupun di kota. Usaha rental mobil tak akan pernah sepi konsumen selama manusia ada di muka bumi. Setiap orang memerlukan mobil untuk menunjang aktifitas dan di saat acara tertentu.

Kendaraan roda empat seperti mobil mempunyai daya tampung yang lebih besar dari sepeda motor. Sehingga dalam acara keluarga, pesta pernikahan dan acara yang melibatkan banyak orang lebih nyaman menggunakan sarana transportasi mobil. Namun harga mobil yang lumayan mahal membuat sebagian besar orang tidak dapat memilikinya. Oleh sebab itu, mereka memilih menyewa mobil. Dengan demikian prospek usaha rental mobil sangat bagus saat ini.

Prospek Bisnis Rental Mobil Pribadi dan Perusahaan
Bisnis penyewaan mobil telah berkembang pesat di perkotaan dan juga pedesaan. Terutama kota besar. Di berbagai iklan di surat kabar lokal, brosur, reklame, spanduk, dan media promosi sering kita temukan tawaran jasa sewa mobil dengan biaya terjangkau dan murah. Untuk menjalankan dan mengelola bisnis rental mobil gampang sekali. Yang diperlukan adalah sopir yang memiliki SIM, paham akan mesin mobil dan telah berpengalaman dan mobil. Melihat prospek yang sangat menjanjikan sebagian orang di tanah air membuka usaha sewa mobil.

Walaupun tingkat persaingan bisnis rental mobil sangat ketat. Tetap saja pangsa pasar masih terbuka luas. Anda bisa saja membuka usaha rental mobil di daerah anda dan sukses besar. Namun berdasarkan pengalaman penulis, usaha rental mobil akan mengalami berbagai kendala. Misalnya, mobil mengalami kerusakan. Oleh karenanya, anda harus mencari sopir yang paham mesin mobil. Ketika mobil mogok di tengah jalan bisa diperbaiki segera. Selain itu, sisihkan sedikit keuntungan usaha rental mobil untuk biaya perawatan dan perbaikan mobil di masa mendatang jika suatu saat mengalami kerusakan.

Setelah mempunyai modal usaha sewa mobil seperti di atas, langkah selanjutnya mencari konsumen. Untuk konsumen usaha penyewaan mobil seperti sudah dibahas sebelumnya adalah mereka yang hendak mengadakan acara pesta pernikahan, kumpul keluarga, piknik bersama, rekreasi, silaturahmi, menengok orang sakit di rumah sakit dan acara lain sebagainya.

Keuntungan atau kelebihan usaha rental mobil adalah tidak dibutuhkan lokasi yang strategis. Bisnis sewa mobil dapat dijalankan di rumah sambil mengasuh anak dan mengurus rumahtangga. Sehingga usaha ini sangat tepat bagi ibu rumahtangga, karyawan dan mahasiswa. Yang penting adalah anda mampu mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya. Baik melalui pembuatan brosur, spanduk, reklame, neon box, pamflet, dll.

Untuk menjalankan bisnis rental mobil yang sukses diperlukan promosi usaha penyewaan mobil yang baik dan gencar. Seperti yang diutarakan di atas. Hal ini untuk mengenalkan bisnis sewa mobil yang kita jalankan kepada masyarakat sekitar dan lebih luas. Sehingga prospek tertarik dan menjadi konsumen. Dengan pelayanan bisnis rental mobil yang memuaskan konsumen maka konsumen tersebut bisa menjadi pelanggan tetap.

Resiko Bisnis Rental Mobil
Namun bisnis rental mobil akan mengalami berbagai resiko, hambatan dan rintangan sama seperti bisnis lainnya. Salah satu hal yang mungkin terjadi adalah mobil dibawa kabur orang hingga ke luar pulau. Hal ini dialami oleh rekan penulis yang merupakan pengusaha sukses rental mobil asal Bandung. Mobil yang ia rentalkan dibawa kabur oleh sang penyewa hingga ke pulau Bali.

Selain itu kendala lain dalam usaha penyewaan mobil adalah adanya pesaing dalam jumlah banyak di daerah sekitar. Cara memenangkan persaingan salah satunya dengan memberikan pelayanan yang terbaik.

Faktor lain yang harus diperhatikan adalah harga sewa yang lebih murah bisa per jam atau perhari, bahkan bisa tanpa sopir atau menggunakan jasa sopir dll. Sediakan mobil yang akan disewakan jenis dan merek mobil yang sedang laris manis seperti xenia, avanza dan merk lain.

Kendala lainnya adalah perlunya perawatan secara berkala. Supaya mobil dalam kondisi baik. Oleh sebab itu, anda harus merekrut sopir yang apik dalam memelihara dan merawat mobil dengan baik. Selain itu, sopir harus menguasai seluk beluk mesin mobil. Sehingga kondisi mobil selalu dalam keadaan bagus. Jangan sampai mobil mengalami kerusakan parah yang menghabiskan biaya besar akibat kurang telaten dalam merawat mobil.

Tahapan Cara Memulai Usaha Rental Mobil
Jika anda tertarik membuka usaha rental mobil, berikut langkah langkah memulai bisnis penyewaan mobil dari awal yang mudah, antara lain:

1. Mempersiapkan garasi bagi mobil-mobil yang hendak disewakan. Misalkan halaman rumah anda yang cukup luas dijadikan garasi mobil sewaan

2. Membeli mobil. Inilah modal utama dari bisnis rental mobil yaitu mobil itu sendiri. Anda bisa membeli mobil baru ataupun bekas. Secara kredit ataupun tunai. Pilihan itu terserah anda disesuaikan dengan kemampuan finansial sekarang ini. Untuk membeli mobil baru biaya yang dibutuhkan minimal sebesar Rp150 juta. Dan apabila anda memutuskan untuk membeli mobil bekas biaya yang diperlukan sebesar Rp 60 juta sampai Rp 90 juta.

3. Merekrut sopir yang mempunyai SIM A dan memiliki pengalaman dalam mengemudi serta paham akan permesinan mobil. Berikanlah tawaran gaji secara komisi atau gaji tetap bulanan. Hal ini terserah disesuaikan kemauan sang sopir bersangkutan. Jika anda memutuskan untuk memberikan gaji bulanan maka gaji yang wajar bagi sopir di kisaran Rp 2 juta perbulan hingga Rp 3 juta perbulan. Adapun untuk sistem komisi berikanlah prosentase 30 persen dari omset. Kesepakatan itu harus ditulis di atas kertas dan disepakati sejak awal. Supaya tak terjadi kesalahpahaman di masa datang.

Tips Sukses Usaha Penyewaan Mobil
Dalam menjalankan usaha rental travel mobil di awal pasti akan mengalami banyak tantangan. Seperti usaha yang baru belum dikenal. Oleh sebab itu, penulis mencoba memberikan kumpulan tips kepada anda agar usaha rental mobil yang anda jalani bisa sukses dan menguntungkan sejak awal buka. Inilah tipsnya.

1. Menjalin relasi yang baik dan kerjasama dengan berbagai pihak sebanyak-banyaknya. Kerjasama dengan semua kalangan. Baik itu pegawai, mahasiswa, pns, perusahaan hingga masyarakat kecil,dll. Hal ini sesuai sabda Rasulullah SAW: Barangsiapa yang menjalin silaturahmi maka Allah akan memperbanyak rezekinya. Tawarkan pula komisi yang menarik jika mereka mampu membawakan konsumen kepada anda.

2. Tawarkan usaha rental mobil sobat ke lingkungan terdekat terlebih dahulu. Seperti anggota keluarga, teman, rekan kerja, sahabat, kenalan, tetangga, sanak kerabat, dan lainnya.

3. Memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan konsumen. Yang meliputi harga yang lebih murah dari kompetitor, sopir yang ramah, kendaraan bagus, terbaru, bersih dan mesin mobil dalam keadaan baik. Hal itu akan membuat konsumen puas atas pelayanan yang diberikan. Dari kepuasan itu mereka akan mengatakan kepada orang lain. Sehingga terjadilah promosi dari mulut ke mulut yang sangat efektif dan tanpa modal

4. Lakukan promosi yang gencar dengan berbagai cara. Seperti membagikan brosur, memasang spanduk, pamflet, memasang iklan secara online, memasang iklan di surat kabar dll. Jangan terpaku menggunakan satu cara promosi. Tapi gunakanlah berbagai jurus dan cara promosi.

Cara promosi usaha rental mobil selain cara di atas juga dapat dilakukan lewat media online. Misalnya promosi iklan usaha rental mobil di facebook, google plus, bbm, instagram, line, blog dll. Hal itu juga untuk mencari banyak konsumen. Sehingga usaha laris manis dan untung besar. Selain itu, untuk memperoleh konsumen, anda dapat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak berupa lembaga swasta maupun pemerintahan dan perorangan. Anda bisa mencari dan mengajak kerjasama bird dog atau makelar dengan diberikan komisi menarik jika ada orang atau lembaga yang menyewa mobil atas rekomendasi makelar tersebut.

Rincian Biaya Modal Usaha Rental Mobil
▪ Modal Investasi
Biaya Investasi awal meliputi pembelian mobil second harga Rp 80 juta, pembuatan brosur atau alat promosi lainnya harga Rp 300 ribu. Total biaya investasi sebesar Rp 80.300.000.

▪ Biaya Operasional
Untuk biaya operasional bisnis rental mobil mencakup:

1. Gaji karyawan atau sopir Rp 3 juta
2. Biaya pulsa harga Rp 100 ribu
3. Ongkos tol, bensin, parkir liar Rp 500 ribu
4. Biaya perawatan mobil Rp 400 ribu

Jadi estimasi total biaya operasional usaha rental mobil sebesar Rp 4 juta.

Keuntungan Bisnis Rental Mobil
Diumpamakan dalam waktu satu bulan tercapai 20 orang penyewa dengan harga sewa mobil Rp 1 juta maka omset yang diraih sebesar Rp 20 juta perbulan. Keuntungan bersih sekitar 50 persen dari omset yakni sebesar Rp 10 juta perbulan. Perhitungan balik modal dihitung berdasarkan : untung bersih dikurangi biaya operasional, Rp 10 juta - Rp 4 juta = Rp 6 juta. Perhitungan balik modal dalam jangka waktu sekitar satu tahun.