Keuntungan Bisnis Ternak Ayam Petelur dan Cara Memulainya

28 April 2017

Apa yang anda bayangkan jika mendengar kata telur? Bentuk bulat atau bundar lonjong yang berasal dari ayam binatang unggas. Setiap orang tentu sudah mengenal telur karena menu makanan favorit pendamping nasi yang sering dijumpai di dapur rumah tangga. Selain memiliki rasa yang enak dan lezat, telur juga berkhasiat menjaga kesehatan tubuh manusia. Hal ini tak terlepas dari kandungan protein dan vitamin di dalamnya. Bagaimanapun telur direbus, digoreng atau dijadikan olahan makanan tetap enak dan nikmat. Hampir semua kalangan menyukai menu telur.

Keuntungan Bisnis Ternak Ayam Petelur
Untuk menghasilkan telur didapatkan dari ayam. Atas hal ini banyak orang yang beternak ayam petelur yang disebut pullet untuk menghasilkan uang. Lalu apa saja kelebihan usaha ternak ayam petelur? Untuk lebih jelas, inilah keuntungan bisnis ternak ayam petelur yang bisa sobat dapatkan, antara lain:

▪ Permintaan Tinggi
Usaha budidaya ayam petelur dilakukan untuk diambil telurnya sebagai komoditas ekonomi. Permintaan masyarakat Indonesia terhadap telur setiap hari bertambah besar. Hal ini karena telur merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang sering disebut bahan sembako. Ditambah lagi jumlah populasi penduduk di tanah air baik yang berada di kota maupun desa semakin bertambah banyak. Menjadikan permintaaan akan telur ayam sangat tinggi akhir-akhir ini dan selamanya.
bisnis ternak ayam petelur, usaha ayam petelur, usaha ternak ayam, ternak ayam petelur, ternak ayam broiler, ayam petelur, ayam broiler

Telur merupakan kuliner yang disukai semua orang sebagai teman nasi. Banyak olahan makanan yang menggunakan telur sebagai bahan dasar. Misalkan martabak, kue bolu ulangtahun dan pernikahan, sistik, sale pisang ambon, berbagai macam kue dan lain sebagainya. Sehingga penjualan telur laris manis setiap hari. Dan prospek usaha beternak ayam petelur menjanjikan untung besar. Dengan cara mengandalkan penjualan telur perhari. Karena produktifitas ayam menghasilkan telur setiap hari sangat tinggi. Usaha ini layak anda pertimbangkan sebagai bisnis sampingan yang sangat menjanjikan keuntungan tinggi saat ini dan masa depan.

▪ Pasar Luas
Pangsa pasar bukan hanya mengandalkan setiap rumah tangga. Namun dari kalangan pengusaha kuliner atau industri makanan skala besar atau skala kecil. Misalnya industri makanan rumahan. Seperti di desa penulis banyak industri makanan ringan skala kecil secara rumahan. Ini menjadi pangsa pasar utama. Memang banyak jenis telur yang dijual di pasaran. Seperti telur puyuh, telur ayam omega, telur ayam kampung dll. Tapi telur ayam yang banyak dicari orang adalah telur ayam negeri.

Lalu apa yang membuat telur ayam negeri lebih banyak dibeli orang? Penjualan hingga ke warung-warung di gang kecil. Hal ini karena telur ayam negeri berukuran besar dengan harga murah. Pangsa pasar yang luas membuat usaha beternak ayam petelur sangat prospektif. Omzet perhari hingga perbulan lumayan tinggi. Bagaimana sobat tertarik membuka usaha ternak ayam petelur yang potensial dan menguntungkan?

Bisnis beternak ayam petelur maka bisnis utamanya adalah produksi telur dan penjualannya. Hal ini berbeda dengan usaha beternak ayam potong yang usaha pokoknya adalah daging. Dari perbedaan ini maka jenis ayam broiler pun berbeda. Bagi produksi telur yang banyak digunakan jenis ayam broiler petelur atau pullet. Untuk usaha utama bisnis penjualan daging ayam maka jenis ayam yang diternakkan adalah ayam broiler ras pedaging.

Peternak Ayam Petelur yang Sukses
Salah seorang pria yang berhasil membuka bisnis ternak ayam petelur yang menguntungkan ialah Hasan Wahyudi. Pria yang berasal dari daerah Solo ini mulanya bekerja sebagai karyawan swasta di perusahaan terkenal. Namun akibat krisis ekonomi dan moneter yang mengakibatkan banyak perusahaan di Indonesia bangkrut berdampak pada pria ramah ini. Hasan Wahyudi terkena PHK. Oleh sebab itu, dengan modal pesangon, ia mencoba memulai usaha peternakan ayam petelur. Ia mulai hanya beternak ayam petelur sebanyak 100 ayam pada 1998.

Ia mendirikan beberapa kandang ayam bagi ayam petelur dewasa. Selain itu, ia juga membangun ruangan khusus penyimpanan telur ayam. Dari 100 ekor ayam menghasilkan banyak telur. Kemudian ia pasarkan telur tersebut ke sejumlah warung di dekat peternakannya. Namun beberapa warung menolak penjualan telurnya. Hal ini membuat penghasilan perbulan Hasan Wahyudi dari bisnis ternak ayam petelur masih kecil. Namun ia terus berusaha menambah jumlah warung pelanggan baru.

Hasan Wahyudi tak pernah putus asa, ia ulet dan sungguh-sungguh untuk meraih kesuksesan dalam pemasaran telur ayam. Ia berusaha terus menambah pelanggan warung baru tak kenal lelah dan putus asa.

Pendapatan kecil dari bisnis beternak ayam petelur tak membuatnya putus asa. Ia sudah berhasil menjalankan usaha ternak ayam petelur. Namun keuntungan masih sedikit. Ia harus memperbesar keuntungan. Salah satu caranya dengan memperluas pangsa pasar bukan hanya dari warung sembako dan toko kelontongan. Tapi ia juga menawarkan pasokan telur ke berbagai pengusaha makanan, kue, makanan ringan, kuliner mencakup pengusaha cake dan bakery di daerahnya dengan harga yang lebih murah.

Ternyata sistem pemasaran telur yang dijalankan oleh Hasan Wahyudi terhadap para pengusaha kuliner berjalan baik dan berhasil. Banyak wirausahawan kuliner yang menerima tawaran kerjasama usaha. Sejak itulah bisnis ternak ayam petelurnya mengalami perkembangan menguntungkan yang mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari.

Namun masalah tak pernah berhenti. Ia memperoleh kritikan dari pemasok yang dianggap merebut pasar. Pada saat itulah ia mengambil kesempatan emas untuk menjadi pemasok bagi para supplier. Tawaran itu diterima. Hasan Wahyudi memperbanyak ayam petelur hingga empat ribu ayam. Beberapa pemasok telur yang bekerjasama dengannya ada yang dari luar daerah. Kiat sukses beternak ayam petelur yang dijalankan oleh Hasan Wahyudi adalah kegigihan, pantang menyerah dan teknik yang jitu.

Cara Memulai Bisnis Ternak Ayam Petelur
Setelah mengetahui beberapa keuntungan yang sangat besar dari usaha budidaya atau ternak ayam petelur, mungkin sobat ingin membuka usaha peternakan ayam petelur di daerah sobat. Oleh sebab itu, penulis akan menjelaskan beberapa tahapan cara memulai bisnis ternak ayam petelur dari nol sampai siap buka, antara lain:

▪ Memahami Bisnis
Masalah bisnis adalah masalah paham atau tidak. Dalam segala jenis usaha yang hendak dijalani pastikan terlebih dulu sobat memahami bisnis tersebut. Dari awal sampai akhir. Sebab penyebab kegagalan usaha sebagian besar karena orang tidak mengetahui dan memahami bisnis yang sedang digelutinya.

Begitupula dalam usaha ternak hewan ayam petelur sobat harus memahami usaha ini secara mendalam. Dimulai dari cara menjalankan bisnis ternak ayam yang menguntungkan, cara merawat ayam petelur yang baik dan benar, rincian modal usaha yang diperlukan, cara pemasaran telur, hambatan, tantangan, resiko, peluang, cara mengatasi penyakit ayam dan lain sebagainya. Hal tersebut perlu dipelajari agar sobat tidak kaget dengan segala permasalahan yang ada dan bisa mengatasinya serta usaha bisa cepat berhasil. Karena bisnis ternak ayam petelur sangat rawan terhadap penyakit, situasi pasar, situasi harga, cuaca atau iklim, dan lain-lain.

Cara untuk memahami secara mendetail usaha ternak ayam petelur bisa belajar langsung kepada peternak ayam telur yang sukses. Biasanya mereka sudah berpengalaman dengan usaha ternak ayam petelur telah berlangsung selama 4 tahun lebih. Dari merekalah sobat bisa belajar bagaimana suka duka menggeluti bisnis ternak ayam petelur secara gamblang dan praktek lapangan.

Hal penting lain yang perlu dipelajari selain mengetahui manajemen pemeliharaan yang baik adalah masalah pemasaran dari usaha ternak ayam petelur. Jangan sampai anda buta dan tak tahu cara pemasaran usaha yang sobat jalani. Semua itu baik manajemen pemeliharaan dan pemasaran bisa dipelajari di mbah google, internet, buku, majalah, belajar pengalaman peternak ayam petelur yang telah lama menjalani usaha ini dan lain sebagainya.

▪ Persiapan Modal Usaha
Dengan memahami segala permasalahan usaha ternak ayam petelur secara mendalam selanjutnya adalah menyiapkan modal usaha. Adapun modal usaha bisa berupa materi seperti uang dan peralatan, tanah dll. Dan modal dapat juga berupa keterampilan, sikap berani, jujur dll.

Mengenai besar kecilnya modal usaha ternak ayam petelur tergantung skala usaha yang dijalankan. Jika skala kecil maka modal yang dibutuhkan relatif kecil. Namun jika sobat memilih ternak ayam petelur skala besar maka modal yang diperlukan lumayan besar. Untuk lebih lengkap, inilah rincian modal usaha yang diperlukan dalam membuka usaha peternakan ayam petelur, antara lain:

1. Kandang Ayam Petelur
Untuk permbuatan kandang ayam bisa menggunakan kayu bekas atau bambu. Biaya membuat model kandang ayam petelur sekitar Rp 8 juta.

2. Karyawan
Untuk tenaga kerja pada mulanya bisa saja anda sendiri sebagai karyawan. Jika usaha peternakan ayam pullet sudah berkembang pesat dan menguntungkan bisa merekrut tenaga keja. Pilihlah merekrut tenaga kerja yang berpengalaman dan terampil serta jujur dalam usaha beternak ayam.

3. Lokasi Usaha
Mengenai lokasi usaha bisa menyewa di lahan kosong milik warga. Atau jika sobat mempunyai tanah kosong yang berada agak jauh dari permukiman warga bisa membuka usaha ternak ayam petelur di lahan luas yang kosong milik sobat tersebut.

4. Pakan Ayam
Untuk pembelian pakan ayam dapat dilakukan perkarung atau persak di distributor makanan ayam dengan harga murah.

5. Bibit Ayam
Anda bisa membeli bibit ayam petelur di pedagang keliling atau perusahaan pembibitan ayam pullet. Harga bibit ayam petelur bervariasi dari harga Rp 7000 sampai Rp 10 ribu. Adapun harga ayam petelur siap telur harganya lebih mahal.

Sementara itu, mengenai cara mendapatkan modal untuk membuka usaha ternak ayam petelur,  seseorang bisa menggunakan uang pribadi pinjaman kredit usaha dari bank dengan bunga rendah seperti KUR, patungan, modal dari investor, dll.

▪ Sesuaikan dengan Permintaan Pasar dan Kemampuan
Memulai usaha beternak ayam petelur susah-susah gampang. Dalam arti bisnis ini harus disesuaikan dengan permintaan pasar yang ada. Jangan sampai suplay telur berlebihan sedangkan permintaan sedikit yang membuat harga telur turun drastis. Yang pada akhirmya membuat usaha ternak ayam petelur merugi. Mulailah usaha ternak ayam petelur dari skala kecil disesuaikan dengan kemampuan memelihara ayam dan situasi pasar. Seiring berjalan waktu kemampuan bertambah dan permintaan meningkat, usaha ternak ayam petelur bisa dijalankan secara skala besar.