Tips Sukses Membuka Usaha Franchise buat Pemula

28 Agustus 2016

Siapa sih yang tidak mengenal bisnis franchise? Sekarang ini usaha waralaba atau franchise tengah populer di masyarakat tanah air. Permintaan masyarakat akan bisnis franchise sangat tinggi di tengah sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan maka alternatifnya sebagian orang lebih memilih untuk membuka usaha. Namun bagi seorang pemula jika ia membuka usaha dari nol sangat rawan dari kebangkrutan karena tiadanya pengalaman bisnis dan pengetahuan. Seperti sebuah penelitian dari ilmuwan Inggris yang menyatakan 90 persen usaha gulung tikar di tahun pertama. Sedangkan sisanya berhasil. Oleh sebab itu, untuk menghindarkan dari kerugian bisnis sejak buka pertama maka langkah tepat adalah memilih jenis usaha waralaba yang sudah terbukti menguntungkan dan terlaris.

Untuk mencari  bisnis waralaba atau franchise yang dijamin menguntungkan, laris manis dan digemari pembeli tak bisa mengandalkan informasi dari pihak franchisor sendiri. Seringkali mereka melebihkan nama dan franchisenya secara subyektif. Untuk lebih objektif, sobat bisa mengetahui laku tidaknya franchisor tersebut dengan bertanya langsung kepada pihak para pembeli waralaba itu selain informasi dari pihak franchisor. Hal itu untuk mencegah kerugian dalam membuka usaha franchise. Agar sobat sebagai pemula dalam bisnis bisa tepat dalam memilih jenis usaha franchise dan sukses menjalankannya.
tips membuka usaha franchise, sukses franchise, waralaba, franchise, bisnis waralaba, bisnis franchise

Tips Sukses Membuka Usaha Franchise buat Pemula
Tanpa panjang lebar, berikut ini tips dan trik yang harus diperhatikan oleh pemula dalam memilih dan membuka usaha franchise agar sukses dan berkembang pesat antara lain :

Jangan Gampang Terpedaya
Jangan mudah percaya dengan janji-janji yang diberikan pada brosur atau iklan, apalagi terhadap perantara franchise. Seringkali info yang franchisor berikan bersifat subjektif dan semu. Hal ini tak terlepas dari mereka ingin laku terhadap produknya dan laris manis terhadap bisnis waralabanya. Sehingga segala daya upaya dilakukan termasuk membuat iklan yang bombastis. Oleh karena itu, langkah bijak adalah mencari informasi sedetailnya mengenai waralaba tersebut kepada pihak ketiga, selain pihak kesatu dan kedua. Misalnya bertanya kepada para pembeli franchise atau berkonsultasi langsung kepada pakar bisnis franchise yang terpercaya dan sudah pernah terjun langsung ke lapangan atau berpengalaman.

Hal di atas dilakukan agar informasi yang didapatkan bersifat akurat, objektif dilihat dari berbagai sudut pandang untuk mencegah kerugian di masa mendatang. Sebab seringkali orang tergiur dengan janji manis pihak franchisor yang tercantum pada iklan dan brosur yang pada akhirnya membuat pembeli waralaba kehabisan uang, reputasi, hidup, dan masa depan karena janji yang mereka berikan tak terbukti.

Jangan Mau Cepat Kaya
Bisnis waralaba bukan usaha cepat kaya dalam waktu cepat. Tidak ada yang instant di dunia ini. Kalau sesuatu didapatkan secara instant maka akan cepat rusak dan hilang. Begitu pula dalam usaha franchise tidak bisa cepat kaya dengan melakukan usaha ini. Semuanya tetap memerlukan proses. Iming-iming iklan sebuah waralaba dengan cepat balik modal atau cepat kaya adalah janji yang bias. Untuk sukses dan kaya raya dalam bisnis franchise memerlukan proses waktu, kesabaran dan kerja keras.

Jangan Memilih Waralaba Karena Murah
Jangan pernah membeli waralaba disebabkan harga yang murah meriah. Karena pihak franchisor memerlukan dana besar untuk mengembangkan usaha dan bisnisnya. Oleh sebab itu, pihak franchisor mengambil royalty dan fee dari pihak franchisee untuk membangun bisnis lebih besar lagi. Pendek kata, apabila sobat hendak menentukan sebuah usaha waralaba maka jangan pernah sekali-kali memilih waralaba yang dibanderol dengan harga sangat murah. Karena itu cenderung murahan tanpa didukung oleh sistem manajemen, pelatihan dan promosi yang kuat.

Mengetahui Tujuan Usaha Waralaba
Tujuan sama seperti sebuah peta yang akan menggambarkan ke mana arah bisnis dan kehidupan anda hendak dibawa. Begitu penting sebuah tujuan sehingga Steven Covey dalam bukunya Seven Habits memasukkan sikap yang memiliki tujuan yang jelas dalam daftar kebiasaan orang sukses. Jika anda tidak mempunyai tujuan maka hidup anda akan berputar-putar tanpa arah. Begitupula dalam usaha waralaba yang hendak dijalani, sobat harus mempunyai tujuan yang jelas.

Tujuan dalam bisnis waralaba mungkin berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang memasuki usaha franchise dikarenakan mau mencoba usaha baru. Atau ada orang yang mau memulai sebuah bisnis waralaba yang kelak ia harapkan jika usaha sudah mapan dapat keluar dari pekerjaan di kantornya. Selain itu, ada juga orang yang membuka usaha waralaba karena murni ia mau banting stir berprofesi sebagai pengusaha. Dll.

Sekarang yang menjadi pertanyaan yang harus anda jawab adalah apa tujuan anda memulai usaha waralaba? Yang perlu diperhatikan adalah jangan pernah memilih memulai sebuah bisnis waralaba disebabkan untuk memperoleh uang semata. Disebabkan menjalankan sebuah usaha ada resiko untung dan rugi. Ada saatnya mengalami kerugian dan saatnya untung besar. Tidak seperti seorang karyawan yang mendapatkan gaji bulanan secara tetap walaupun perusahaan sedang mengalami kerugian. Oleh karena itu, jika anda hendak berbisnis maka mulailah memilih usaha waralaba karena passion dan niat yang baik.

Memahami Resiko Bisnis Waralaba
Melihat dengan jelas resiko dari sebuah usaha waralaba. Dalam hidup ini tidak terlepas dari yang namanya resiko. Begitupula dalam bisnis franchise memiliki tingkat resiko tersendiri. Seseorang yang mengambil usaha waralaba sama dengan membeli sebuah usaha yang mempunyai resiko untung atau rugi. Memilih waralaba baru yang belum dikenal orang akan memiliki resiko gagal lebih besar ketimbang bisnis franchise yang telah lama mapan, laris manis dan dikenal banyak orang. Oleh sebab itu, sebelum memulai sebuah usaha waralaba hendaknya ia mencari informasi secara rinci mengenai waralaba tersebut. Seperti berapa persen orang yang gagal setiap tahun dalam bisnis franchise tersebut. Apabila orang yang membeli waralaba itu gagal sekitar 20 persen lebih pertahun maka ada yang salah dengan franchise itu. Maka tinggalkanlah usaha waralaba itu karena sulit bagi seorang pemula untuk sukses.

Jangan Membeli Waralaba secara Emosional
Pesan penulis jangan pernah membeli franchise disebabkan faktor emosional dan subjektifitas. Misalnya sobat menggemari makanan donat kemudian secara cepat tanpa perhitungan apapun membeli waralaba donat tanpa memperhatikan perkembangan situasi industri kuliner donat sekarang ini. Selain itu, anda perlu menghindarkan diri dari waralaba yang cuma mempunyai satu barang atau produk. Sebab hal ini menimbulkan ketergantungan kita pada satu barang. Dan itu riskan sekali melihat sangat tinggi tingkat persaingan usaha belakangan ini.

Jangan Pilih Waralaba yang Butuh Banyak Karyawan
Jangan pernah membeli waralaba yang memerlukan banyak pegawai. Karena hal itu akan memakan dana operasional usaha, biaya tetap dan dana produksi menjadi kian tinggi. Usaha yang baik adalah usaha yang ramping dan tak terlalu banyak karyawan. Apabila banyak karyawan selain resiko biaya tetap membengkak juga bisa mengakibatkan kesalahan manusia berpeluang sangat besar terjadi. Oleh sebab itu, sangat bagus jika sobat membeli sebuah franchise yang telah memakai sistem komputerisasi atau mesin yang tidak mengandalkan banyak manusia.

Jangan Membeli Waralaba yang Tersangkut Hukum
Tidak membeli waralaba yang sedang bermasalah dengan hukum. Untuk mengetahuinya anda bisa menyelidikinya dari berbagai informasi yang ada mengenai reputasi waralaba tersebut.

Memilih usaha waralaba yang tepat dan terbaik yakni yang mapan dan laris manis diserbu para pembeli. Kalau bisa cari yang biaya investasi yang ditawarkan sangat terjangkau dan cukup murah.

Daftar Usaha Franchise Terlaris
Berikut ini daftar waralaba yang terbukti menguntungkan dan laku keras yang bisa sobat pilih, antara lain :

Franchise Pizza Hut
Anda tentu sudah mengenal kuliner pizza ? Dan anda juga pastinya sudah familiar dengan waralaba Pizza Hut? Waralaba yang menyediakan Pizza dengan rasa enak, lembut rotinya, lezat yang membuat banyak orang yang mencicipinya jadi ketagihan. Pizza Hut merupakan merek dagang yang sangat kuat dan tersohor di Indonesia bahkan seluruh dunia. Jika kebanyakan manusia di Indonesia disuruh memikirkan pizza maka yang terlintas dalam benak mereka adalah Pizza Hut. Hal itu membuktikan begitu kuatnya brand Pizza Hut. Jika sobat tertarik untuk membuka usaha waralaba Pizza Hut, modal investasi yang dibutuhkan sekitar 297.000 US Dolar.

Dunkin’ Donuts
Siapa sih yang tak mengenal waralaba Dunkin Donuts? Semua orang sudah pasti mengenalnya minimal mendengarnya sebagai sebuah waralaba yang khusus menyediakan kuliner donat yang sangat enak, empuk dan nikmat dengan berbagai toping rasa dan warna serta variasinya yang sangat lengkap. Ada donat berukuran mini yang diperuntukkan bagi anak-anak. Dan ada juga donat ukuran besar bagi orang dewasa. Donat merupakan salah satu jenis makanan yang mempunyai ciri khas tengahnya bolong dan sangat disukai anak-anak hingga orang dewasa. Dengan pangsa pasar yang besar perusahaan yang didirikan tahun 1950 ini semakin berkembang pesat hingga sekarang. Jika anda selama ini menjadi konsumen Dunkin Donuts, mulai kini tidak ada salahnya berubah menjadi seorang pebisnis dunkin donats. Untuk menjadi mitra waralaba dunkin donuts, sobat diharuskan mempunyai lokasi usaha yang strategis serta menyiapkan modal investasi sekitar 989 ribu US dolar.

KFC Corp
Waralaba ayam goreng yang telah mapan dan sukses serta sudah terkenal ke seluruh dunia ini didirikan oleh Harland Sanders di daerah Kentucky USA pada tahun 1930. Dalam waktu singkat, waralaba KFC telah tersebar di 80 negara di dunia termasuk Indonesia. Menu andalan yang disajikan dalam restoran KFC adalah serba ayam semisal fried chicken dengan rasa nikmat, lezat, enak dan renyah. Jika anda berminat untuk membuka usaha franchise KFC di Indonesia maka modal usaha yang dibutuhkan sekitar $1.300.000.

Minimarket Circle K
Usaha minimarket merupakan jenis usaha yang menguntungkan termasuk Circle K. Telah banyak brand minimarket yang terkenal di tanah air yang semuanya laris manis seperti alfamart, indomart, yomart, dan yang terakhir circle k yang buka  secara non stop 24 jam. Untuk memperluas pangsa pasar Waralaba Circle K menawarkan paket kemitraan usaha dengan sistem waralaba. Apabila sobat tertarik membuka usaha minimarket Circle K maka modal usaha yang dibutuhkan meliputi tempat atau lokasi usaha yang strategis, dan modal awal yang harus dipersiapkan sekitar 211.000 US dolar.