Rincian Biaya Modal Usaha Ternak Bebek dan Keuntungannya

16 April 2018

Usaha dalam bidang ternak hewan merupakan jenis bisnis yang menguntungkan dalam waktu relatif singkat. Ada banyak jenis usaha budidaya hewan saat ini baik di kota maupun desa seperti ternak bebek, ayam, beternak sapi, domba, kambing, sapi, budidaya semut, cacing, burung, ikan, dll. Usaha binatang ternak ini sangat mudah dijumpai di pedesaan. Namun usaha ternak hewan pun bisa dijumpai di perkotaan dengan lahan sempit atau terbatas. Salah satu peluang usaha yang menjanjikan untung besar dalam bidang peternakan adalah usaha budidaya bebek pedaging dan petelur.

Rincian Biaya Modal Usaha Ternak Bebek dan Keuntungannya
Bagi anda pemula yang tertarik untuk membuka usaha ternak bebek pastinya akan bertanya berapa modal awal ternak bebek petelur dan pedaging. Untuk menjawabnya sangat mudah. Sobat bisa memulai usaha beternak bebek petelur dan pedaging dari modal kecil. Misalkan usaha ternak bebek sebanyak 100 ekor. Untuk mengetahui perhitungan bisnis ternak bebek, berikut ini rincian biaya modal usaha ternak bebek petelur dan pedaging dari awal hingga berdiri, antara lain:
ternak bebek, bisnis ternak bebek, usaha ternak bebek, cara ternak bebek, bebek, keuntungan ternak bebek

▪ Biaya Investasi:
1. Pembuatan kandang ternak bebek
Pembuatan kandang bebek dilakukan di atas lahan kosong milik sendiri. Pastikan luas kandang mampu menampung bebek seluruhnya. Luas tanah memadai untuk dibangun kandang bebek petelur dan pedaging. Di  dalam kandang bebek alasnya diberi sekam supaya telur tak gampang pecah dan kandang senantiasa hangat. Pada waktu pagi hari, bebek biasanya bertelur. Biaya pembuatan kandang ternak bebek sebesar Rp 5 juta.

2. Pembelian peralatan dan perlengkapan usaha ternak bebek petelur dan pedaging. Yang meliputi vitamin, tempat makan dan minum bebek, lampu penerangan dll. Biaya belanja peralatan usaha ternak bebek petelur dan pedaging sekitar Rp 2 juta.

Total biaya investasi Rp 7 juta.

▪ Biaya Operasional:
1. Biaya pembelian bibit bebek pedaging dan petelur lokal mojasari sebanyak 100 ekor. Harga bibit bebek petelur lokal mojasari berusia lima bulan sekitar Rp 60 ribu. Dikalikan 100 ekor maka modal awal untuk pembelian bibit bebek petelur sebanyak 100 ekor sebesar Rp 6 juta. Jika anda ingin membeli bibit bebek petelur yang lebih murah maka anda bisa membeli bibit bebek petelur afkir harga Rp 50 ribu per ekor.

2. Belanja pakan
Inilah satu biaya operasional harian dalam membuka usaha ternak bebek pedaging dan petelur. Pemberian pakan merupakan salah satu pendukung kesuksesan bisnis ternak bebek. Semakin baik kualitas pakan yang diberikan maka bebek akan lebih produktif menghasilkan telur. Pakan bebek pedaging dan petelur bisa anda beli di toko pakan terdekat. Atau anda bisa membuatnya sendiri dengan campuran dedak dan nasi aking. Total biaya pembelian pakan Rp 1 juta perbulan.

3. Upah pegawai Rp 1 juta perbulan

4. Biaya air PAM dan listrik Rp 300 ribu perbulan

5. Pemberian obat dan vitamin Rp 200 ribu

Total biaya operasional usaha ternak bebek petelur dan pedaging sebanyak 100 ekor sebesar Rp 2,5 juta perbulan.

Omset Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging
Harga telur bebek saat ini di pasaran sebesar Rp 1600 perbutir. Apabila dalam satu hari satu ekor bebek bisa menghasilkan satu telor maka dalam satu hari usaha ternak bebek mampu menghasilkan 100 telur perhari. Dikali harga telur bebek maka omset harian sebesar Rp 160.000. Setelah dikalikan satu bulan maka omset perbulan usaha ternak bebek petelur sebesar Rp 4,8 juta. Keuntungan belum ditambah dari penjualan bebek petelur afkir yang dijadikan pedaging yang sudah tak produktif.

Keuntungan Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging
Jika anda sedang mencari peluang bisnis sampingan dan bisnis utama maka usaha beternak bebek petelur dan pedaging bisa dicoba untuk menambah pemasukan keluarga. Berikut ini beberapa kelebihan dan keuntungan bagi seseorang yang membuka usaha beternak bebek pedaging dan petelur, antara lain:

1. Bebek menghasilkan telor terus menerus
Bebek petelur akan terus menerus menghasilkan telor dalam jangka waktu lama. Ketika berusia 1,5 tahun hingga dua tahun barulah bebek petelur berhenti bertelur.Kebutuhan akan telur bebek di Indonesia dari tahun ke tahun meningkat pesat. Hal ini sesuai dengan pertambahan jumlah penduduk Indonesia. Yang membuat usaha ternak bebek petelur berprospek cerah.

2. Harga telur yang stabil
Harga telur bebek di pasaran cenderung lebih stabil ketimbang harga telur ayam negeri. Sehingga keuntungan yang didapatkan lebih bisa dihitung dan diperkirakan dengan jelas.

3. Kulit telor bebek lebih tebal dari kulit telor ayam negeri dan kampung. Dengan kelebihan inilah membuat kulit telor bebek tidak mudah retak, pecah dan rusak. Selain itu telur bebek dapat dijadikan telur asin yang disukai banyak orang sebagai menu pendamping nasi.

4. Mudah perawatan
Untuk usaha beternak bebek petelur dan pedaging relatif lebih mudah untuk dijalankan. Anda bisa menggunakan sistem umbaran. Dimana anda menggembalakan bebek di lahan sawah yang selesai dipanen. Kemudian bebek petelur dan pedaging akan bergerombol mencari makanan sendiri di pesawahan. Selain itu, sobat bisa menerapkan sistem kandang modern yang intensif.

5. Minim resiko kerugian
Mengapa usaha beternak bebek petelur dan pedaging disebut jenis usaha yang minim resiko kerugian? Dikarenakan tingkat kematian bebek lebih kecil ketimbang ayam. Bebek tidak mudah terserang penyakit atau mempunyai daya tahan yang sangat baik terhadap berbagai serangan penyakit. Apalagi sifat bebek yang tak suka berkelahi dan bukan hewan kanibal.

6. Tidak ribet
Bisnis beternak bebek petelur dan pedaging sangatlah enteng. Pada waktu dini hari atau pagi hari bebek biasanya bertelur. Sehingga hanya pada pagi hari anda sedikit sibuk. Sedangkan pada siang hari sobat dapat melakukan pekerjaan lain diluar usaha ternak bebek.

7. Mudah dalam pemberian pakan

8. Seluruh bagian tubuh bebek bisa dimanfaatkan. Seperti kotoran bebek bisa dijadikan pupuk kandang, bulu bebek bisa dijadikan pembersih debu, daging dan telor bebek bisa dimakan, dll.

Kendala Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging
Berikut ini beberapa kendala bagi seseorang yang menekuni usaha beternak bebek, antara lain:

1. Mengalami kematian
Salah satu hal yang menjadi kendala usaha beternak bebek petelur dan pedaging bagi pemula sama seperti usaha ternak hewan lainnya. Seperti usaha beternak kambing, sapi, burung, ikan, domba, ayam, semut, cacing dan lain sebagainya adalah adanya tingkat kematian hewan. Jika tingkat kematian bebek pedaging dan petelur dibawah dua persen maka hal itu masih wajar.

2. Bebek tidak produktif bertelur
Kendala lain yang bisa melanda usaha ternak bebek petelur adalah bebek tidak produktif menghasilkan telur secara rutin. Kadang dalam satu hari bebek bertelur dan kadang tidak. Supaya bebek menghasilkan telur setiap hari pemberian pakan bergizi tinggi dan berkualitas terbaik harus diberikan secara rutin. Usaha beternak bebek petelur dibilang berhasil apabila produktififas para ternak bebek mencapai 70 persen.

Cara Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging Modern Langsung Untung
Jika anda ingin membuka usaha beternak bebek petelur dan pedaging yang langsung menguntungkan maka anda bisa membeli bebek petelur yang siap telur. Hal ini tentu tergantung kesiapan modal yang anda miliki. Namun apabila ingin membuka usaha ternak bebek petelur dengan modal minim maka anda bisa memelihara anakan bebek petelur hingga besar dan siap telur. Anda bisa membeli bibit bebek petelur di para peternak bebek terdekat.

Untuk lebih lengkap, berikut ini cara beternak bebek pedaging dan petelur menggunakan sistem modern yang langsung untung jutaan bagi pemula, antara lain:

1. Menentukan konsep usaha beternak bebek petelur dan pedaging. Apakah sistem tradisional umbaran atau sistem semi intensif maupun sistem intensif modern. Hal itu tergantung modal yang dimiliki dan kesanggupan anda. Namun saran penulis, cara ternak bebek petelur dan pedaging sistem intensif modern lebih menghasilkan banyak telur dan daging.

2. Lokasi usaha beternak bebek mesti jauh dari binatang buas, suara yang bising atau jauh dari pusat keramaian orang. Sehingga bebek mudah dan nyaman dalam bertelur. Selain itu, usaha ternak bebek tidak mengganggu orang lain dengan polusi udara yang menyengat.

3. Pakan ternak bebek petelur dan pedaging bisa berupa konsentrat buatan pabrik yang ditambah jagung atau dedak untuk meringankan biaya pakan setiap hari

4. Mencegah timbulnya penyakit pada bebek. Dengan cara membersihkan kandang bebek secara rutin, memberikan vitamin dan vaksin, dll.

5. Kandang bebek harus mempunyai sirkulasi udara yang baik dan kandang di pagi hari harus terpapar oleh sinar matahari supaya bebek tumbuh sehat dan untuk membunuh kuman penyakit dalam kandang.

Analisis Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging Lengkap
Negara Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis sehingga sangat cocok untuk menjalankan usaha beternak hewan apapun terutama usaha budidaya bebek pedaging dan petelur. Usaha beternak bebek sudah lumrah di tanah air dan bisa dijalankan di perkotaan dengan sistem modern menggunakan lahan sempit dan terbatas. Namun lebih mudah dan menjanjikan untuk dijalankan di wilayah pedesaan. Mengingat sumber daya alam yang masih sangat mendukung. Seperti lahan yang masih luas, pakan alami yang melimpah dan lain sebagainya.

Usaha beternak bebek pedaging dan petelur merupakan salah satu mata pencaharian penduduk desa yang mampu menopang ekonomi rumahtangga. Kebanyakan mereka menggunakan sistem tradisional dan angon. Namun ada sebagian kecil peternak yang menggunakan sistem intensif dan modern. Di desa penulis ada beberapa peternak yang membuka usaha ternak bebek petelur dan pedaging. Profesi ini dijalankan secara rumahan dan mampu menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

Ada banyak jenis bebek petelur dan pedaging yang bisa sobat budidayakan. Seperti bebek hibrida, bebek peking, bebek mojosari dll. Namun yang paling terkenal dan trend di kalangan para peternak lokal adalah jenis bebek mojosari yang unggul dan berasal dari Desa Modopura Kecamatan Mojosari Mojokerto.

Berdasarkan analisa penulis di lapangan khususnya di pedesaan bahwa usaha ternak bebek banyak dijalani oleh para penduduk desa menggunakan sistem umbaran atau bebek dibiarkan mencari makanan sendiri. Mereka menjalani usaha beternak bebek petelur dan pedaging secara tradisional dan kecil-kecilan hingga 100 ekor sebagai bisnis sampingan. Hal ini tentu saja kurang efektif karena produksi telur kurang maksimal. Cara yang paling baik dan bebek cepat besar dan produktif adalah menggunakan teknik intensif modern.