Rincian Biaya Modal Usaha Catering untuk Tahap Awal

04 Juni 2017

Siapa sih yang tidak mengenal bisnis catering? Usaha kuliner satu ini sudah dikenal luas sebagai salah satu bisnis cepat saji di kalangan masyarakat. Prospek usaha catering sangat menjanjikan mengingat makan dan minum merupakan kebutuhan utama manusia. Setiap hari manusia butuh makan sebanyak dua sampai tiga kali. Hal ini dilakukan agar manusia bisa hidup dan beraktifitas dengan normal.

Prospek Usaha Catering Box Kantoran
Seiring perkembangan jaman banyak orang yang ingin serba praktis dalam soal makan dan minum. Apalagi mereka tidak punya waktu luang untuk memasak di dapur. Kalaupun mempunyai waktu luang kebanyakan orang dijaman modern saat ini lebih membeli makanan yang siap saji. Salah satunya pilihan jatuh pada memesan makanan pada gerai usaha catering terdekat secara fisik atau online.

Usaha catering merupakan salah satu jenis usaha yang paling banyak konsumen. Sehingga sangat menguntungkan untuk dijalani dengan pangsa pasar yang luas sekali. Dari mulai kalangan anak-anak, orang dewasa sampai orang lansia. Hal ini tak terlepas dari setiap orang memerlukan makan setiap hari. Sehingga jika anda sedang mencari peluang usaha baru maka bisnis catering layak anda pertimbangkan.
modal usaha catering, bisnis catering, usaha catering, catering, biaya catering, cara buka katering

Untuk membuka bisnis catering bisa dilakukan oleh siapapun dengan sangat mudah. Terutama oleh orang yang hobi atau pandai dalam memasak makanan yang enak dan lezat. Namun bagi orang yang tak pandai memasak pun bisa menjalani usaha catering. Dengan cara merekrut tenaga koki handal yang mampu membuat berbagai menu masakan yang lezat bagi usaha catering. Bagaimana anda tertarik terjun dalam bisnis catering?

Tetangga penulis bernama Ibu Tatan seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Rumah Sakit Cicendo Bandung juga menjalani bisnis catering. Ia melayani jasa catering untuk segala keperluan acara. Seperti pesta pernikahan, acara ulangtahun, acara hajatan sunatan masal, acara buka puasa bersama, acara botram, dan lain sebagainya. Bisnis catering ia jalankan secara sampingan disamping bekerja di sebuah rumah sakit negeri.

Usaha catering bisa dijalankan secara paruh waktu di dalam rumah oleh seorang ibu rumahtangga, karyawan swasta, pegawai negeri, buruh, mahasiswa, pelajar, dll. Potensi keuntungan lumayan besar mengingat pasar yang luas sekali. Apalagi tingkat persaingan usaha catering masih lemah di beberapa daerah dan tempat di Indonesia terutama pedesaan yang berkembang dan terpencil.   

Pangsa Pasar Usaha Catering Box dan Rantangan
Sebagai bisnis yang bisa dijalankan di dalam rumah, usaha catering sangat cocok dijalankan oleh seorang ibu rumahtangga sambil mengasuh anak. Dan survey membuktikan bahwa kebanyakan bisnis catering yang sukses dimiliki oleh seorang IRT atau ibu rumahtangga yang ingin menambah penghasilan keluarga. Hal ini sesuai dengan gaya hidup sekarang yang membuktikan bahwa jaman sudah berubah, mengandalkan gaji tidak cukup dan seseorang harus mempunyai bisnis sendiri. Salah satunya usaha catering.

Adapun bisnis catering mempunyai target market tersendiri antara lain kalangan karyawan atau pegawai kantoran, mahasiswa, anak sekolah, pelajar atau lembaga pendidikan, PNS, orang yang sedang hajatan pesta pernikahan, acara kumpul keluarga, acara sunatan masal, pesta ulang tahun, workshop, seminar, diskusi, wisuda, dan acara-acara tertentu misalkan acara rapat, bertemu klien, reuni alumni, dan lain-lain.

Akan tetapi untuk memulai usaha catering secara rumahan tidak bisa dilakukan sendirian. Sobat mesti mempunyai beberapa karyawan yang membantu kegiatan operasional bisnis katering sehari-hari. Untuk tahap awal, sobat bisa melibatkan anggota keluarga terlebih dulu untuk menjalankan usaha makanan ini. Hal ini diperlukan karena usaha katering bukan usaha kecil-kecilan. Tapi merupakan jenis bisnis yang melayani banyak orang. Dimana kualitas dan kuantitas makanan harus dalam jumlah banyak.

Cara Memulai Usaha Katering
Apabila anda berminat untuk membuka usaha catering secara sampingan di dalam rumah, berikut ini hal-hal yang harus anda lakukan, antara lain:

▪ Menyediakan lokasi usaha
Untuk lokasi usaha catering bisa dijalankan di dalam rumah. Sehinga tidak memerlukan biaya sewa tempat

▪ Mencari karyawan
Hal ini susah-susah gampang. Apalagi di jaman modern saat ini. Anda mesti merekrut pegawai yang loyal, jujur dan bisa dipercaya sesuai kemampuan yang dibutukan. Untuk mencari karyawan bisa dilakukan dengan cara membuka iklan lowongan kerja di depan rumah, memasang iklan di koran dan selebaran, dll.

Ada beberapa orang karyawan yang dibutuhkan dalam usaha katering, antara lain:

1. Karyawan bagian masak. Umumnya lulusan SMK tata boga yang pandai dan ahli memasak


2. Pegawai bagian pengiriman atau delivery. Pastikan mahir mengemudi, menguasai jalan-jalan di wilayah konsumen dan mempunyai SIM.

3. Karyawan administrasi dan umum

▪ Mempersiapkan peralatan dan perlengkapan masak
Setelah mendapatkan beberapa orang karyawan sesuai kriteria, langkah berikutnya sobat harus membeli berbagai macam peralatan masak secara lengkap di toko perabotan terdekat yang meliputi wajan, kompor gas, piring, garpu, sendok, gelas, besek, kantong plastik, pembungkus makanan bisa berupa styrofoam, kertas nasi dll.     

▪ Menyediakan mobil ataupun sepeda motor sebagai armada pengiriman
Jika anda sudah memiliki mobil atau sepeda motor pribadi maka bisa dipergunakan sebagai armada pengiriman bagi bisnis katering.

▪ Mencari konsumen atau pelanggan sebanyak-banyaknya
Untuk mendapatkan pelanggan relatif mudah. Anda bisa melakukan kanvas dan bekerjasama dengan berbagai instansi dalam penyediaan menu makanan katering dengan harga murah dan berkualitas. Selain itu, anda dapat merekrut tenaga salesman yang bertugas mencari konsumen di daerah tertentu dengan gaji yang menarik.

Cara mudah mendapatkan konsumen adalah dengan menawarkan jasa usaha katering anda pada lingkungan terdekat terlebih dahulu. Bisa dimulai dari anggota keluarga, sanak kerabat, tetangga, rekan kerja, mitra bisnis, sahabat, teman, kenalan, dan lain-lain. Berikanlah kepada mereka menu katering sebagai sampel atau contoh untuk dicicipi secara gratis. Apabila mereka menyukai menu dan masakan katering anda yang rasanya lezat dengan harga murah besar kemungkinan mereka menjadi konsumen atau pelanggan.

Setelah lingkungan terdekat, anda harus menjangkau konsumen ke arah yang lebih luas lagi sampai mencapai ke seluruh daerah. Untuk melakukannya sangat mudah seperti yang pernah penulis lakukan dengan sukses yaitu memanfaatkan media promosi di internet. Baik menggunakan blog gratisan, email, bbm, facebook, twitter, line, instagram, google plus dan lain sebagainya.

Promosi usaha katering bisa juga dilakukan dengan cara membuat dan membagikan brosur mengenai bisnis katering yang sobat jalani, memasang spanduk dan pamflet usaha katering anda yang siap menyediakan masakan untuk santap siang, pagi dan sore, memberikan kartu nama ke sejumlah mahasiswa dan karyawan kantoran dll.    

▪ Memasak Secara Kecil-Kecilan
Dikarenakan usaha katering anda masih berada di tahap awal maka konsumen atau pelanggan tidak terlalu banyak. Hanya beberapa orang atau instansi. Sehingga anda memasak masakan jangan terlalu banyak tapi dalam jumlah kecil dulu. Namun seiring berjalan waktu, dengan banyak pelanggan, kuantitas masakan dan makanan harus ditambahkan dan disiapkan dalam jumlah banyak.

Kendala Usaha Katering
Namun tidak selamanya sebuah usaha berjalan mulus. Sama halnya dengan bisnis katering yang pasti akan mengalami halangan dan rintangan serta berbagai kendala lainnya. Misalnya banyak pesaing yang berada di sekitar wilayah. Jika hal ini terjadi anda jangan takut terhadap persaingan bisnis katering yang sangat ketat. Sobat masih bisa sukses dalam usaha katering rumahan dengan cara menonjolkan kelebihan dari usaha katering sobat. Seperti dalam soal rasa mungkin lebih enak dan lezat, harga yang lebih murah, menu yang lebih bervariasi dan komplit serta unik atau keunggulan lainnya yang tak dimiliki kompetitor serupa.

Tips Sukses Membuka Usaha Katering Secara Rumahan
Berikut ini kumpulan tips penting dalam menjalankan usaha katering yang sukses di dalam rumah secara menguntungkan, antara lain:

▪ Pastikan menu masakan katering memiliki rasa yang enak dan lezat sesuai lidah konsumen

▪ Harga menu katering yang dijual dipastikan lebih murah dari pesaing. Hal ini dikarenakan manusia makhluk ekonomis dimana ia akan membeli makanan yang lebih murah dari menu yang sama

▪ Pastikan kebersihan makanan dan peralatan terjaga dengan baik. Sehingga konsumen dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti perut mual atau sakit.

▪ Promosi dilakukan secara gencar. Misalkan menggunakan berbagai media cetak dan elektronik serta media online. Untuk menjangkau konsumen lebih luas dan lebih banyak, cara efektif yang bisa dilakukan dengan melakukan promosi di media online. Seperti membuat toko online cateringbagusmurah.com, buat blog, promosi di marketplace, media sosial, dll.

Rincian Biaya Modal Usaha Catering Tahap Awal
Lalu yang menjadi pertanyaan sekarang adalah berapakah modal usaha yang diperlukan untuk buka usaha catering dari tahap awal sampai siap berdiri? Berikut ini penjelasannya.

▪ Investasi Awal
Untuk investasi awal mencakup belanja peralatan dan perlengkapan masak yang mencakup panci, baskom, garpu, sendok, piring, wajan dan lain sebagainya. Biaya yang dibutuhkan untuk membeli peralatan tersebut sekitar Rp 4 juta.

▪ Biaya Operasional
Berikut ini sejumlah biaya operasional yang terdapat dalam bisnis katering, antara lain:

1. Upah pegawai sebanyak 3 orang dikalikan Rp 1 juta = Rp 3 juta

2. Biaya listik, bahan baku, biaya gas dan transportasi sebesar Rp 8 juta

3. Biaya lain-lain yang tak terduga Rp 1 juta

Total estimasi biaya modal operasional yang dibutuhkan sekitar Rp 12 juta. Ditambah biaya investasi awal sebesar Rp 4 juta maka biaya modal usaha yang diperlukan dalam membuka usaha katering dari tahap awal sampai siap buka sebesar Rp 16 juta.

Keuntungan per Bulan Bisnis Katering
Diumpamakan dalam satu hari sobat bisa menjual 100 porsi menu katering dengan harga per item sebesar Rp 5000 maka keuntungan yang sobat dapatkan dari usaha katering sebesar Rp 500 ribu perhari (100 x Rp 5000). Dikalikan satu bulan atau 30 hari berarti Rp 15.000.000 (30 x Rp 500.000). Jadi omset kotor perbulan dari bisnis katering sebesar Rp 15 juta.

Setelah dipotong biaya operasional sebesar Rp 12 juta maka keuntungan bersih yang bisa didapatkan dari bisnis katering sebesar Rp 3 juta per bulan. Atau balik modal dalam  waktu empat sampai lima bulan.