Cara Mendirikan SPBU Mini dan Mengurus Izinnya

18 Juli 2017

Dahulu usaha bensin eceran selalu menggunakan derijen dan corong untuk mengisi bahan bakar minyak seperti solar dan bensin ke  kendaraan bermotor. Kini seiring dengan majunya teknologi dan tingginya tingkat kreativitas manusia untuk mengisi bensin tidak perlu repot. Karena sekarang sudah hadir SPBU mini yang dilengkapi mesin pengisian digital. Mengisi bensin secara otomatis dan pas. Dalam hitungan beberapa detik sudah selesai.

Peluang Usaha SPBU Mini Digital 
Kehadiran mesin teknologi canggih berupa pengisian bensin SPBU mini secara otomatis membuat banyak gerai usaha bensin eceran tradisional beralih ke usaha pom mini digital yang lebih modern dan lebih pas takaran. Sehingga lebih dipercayai konsumen ketimbang usaha bensin eceran menggunakan derijen dan corong. Sebenarnya usaha SPBU mini sama dengan usaha jualan bensin eceran tapi menggunakan mesin pengisian bensin digital yang modern dan otomatis.

Namun berdasarkan pengamatan penulis di lapangan masih ada usaha bensin eceran yang menjalankan secara tradisional menggunakan derijen kecil dan botol bekas. Dan sebagian membuka usaha bensin eceran secara tradisional dikombinasikan dengan usaha SPBU mini digital. Dan yang paling banyak adalah perubahan besar-besaran dari usaha bensin eceran menggunakan derijen atau botol bekas dengan beralih ke usaha pom mini digital yang lebih modern, menjanjikan dan menguntungkan.
usaha spbu mini, pertamini, bisnis spbu mini, sbpu, bisnis pertamini, izin spbu mini

Berdasarkan fakta di lapangan, perubahan dari usaha bensin eceran tradisional ke pertamini digital membawa pengaruh yang sangat besar dari pendapatan usaha. Dari awalnya usaha berjualan bensin eceran menggunakan botol bekas atau derijen hanya mendapatkan keuntungan bersih Rp 1 juta perbulan. Tapi semenjak membuka usaha SPBU mini dengan mesin pengisian digital membuat pendapatan usaha meningkat hampir berkali lipat. Hingga mencapai Rp 10 juta perbulan secara konsisten.

Hal ini tak terlepas kepercayaan yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap usaha SPBU mini digital ketimbang usaha bensin eceran tradisional menggunakan derijen dan botol bekas yang kadang takaran tidak pas. Buktikan sendiri apabila di satu daerah ada dua buah usaha jualan bensin eceran. Yang satu menggunakan cara tradisional pengisian bensin memakai derijen maupun botol bekas. Sedangkan yang satu membuka usaha bensin eceran dalam bentuk SPBU mini digital maka mana yang lebih banyak dipilih konsumen? Tentu saja usaha pertamini modern sistem digital. Betul tidak?

Prospek Usaha SPBU Mini
Jumlah kendaraan bermotor baik itu sepeda motor maupun mobil terus bertambah banyak setiap tahun di Indonesia. Hal ini tak terlepas dari daya beli masyarakat sudah membaik dan meningkat. Orang-orang kaya baru dari kalangan anak muda terus bertambah banyak setiap tahun. Apalagi sekarang untuk membeli kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor bisa secara cicilan atau kredit yang lebih terjangkau. Yang membuat sepeda motor dan mobil bukan barang mewah dan langka lagi sekarang ini. Tapi sudah biasa dijumpai di setiap rumahtangga memiliki mobil atau sepeda motor. Bahkan lebih dari satu.

Berdasarkan data dari pihak kepolisian bahwa saat ini jumlah kendaraan bermotor di tanah air tercatat sekitar Rp 124 juta lebih. Dan jumlah ini terus bertambah setiap tahun secara signifikan sebesar 6 juta unit kendaraan sepeda motor dan mobil. Namun porsi terbesar jumlah kendaraan bermotor di Indonesia adalah sepeda motor yang mencapai 80 persen. Sedangkan 20 persen adalah jumlah mobil yang dimiliki orang Indonesia.

Atas catatan data dan fakta dari pihak kepolisian ini kita dapat menyimpulkan bahwa usaha SPBU mini digital sangat menguntungkan dan menjajikan untuk dijalankan saat ini. Mengingat jumlah kendaraan bermotor di tanah air sangat besar sekarang ini dan terus bertambah pertahun di masa mendatang. Seberapa bagus kendaraan bermotor tanpa adanya bensin di dalamnya tidak akan bisa berjalan. Hal inilah yang menimbulkan peluang usaha pom mini atau SPBU mini memiliki prospek cerah pada masa sekarang dan masa depan. Bagaimana anda tertarik membuka usaha SPBU mini dengan modal kecil tapi untung fantastis? Apabila berminat buka usaha pom mini maka anda harus mengetahui cara membuka usaha SPBU mini.

Cara Mendirikan SPBU Mini
Bagi seorang pemula tentu akan kebingungan dalam membuka usaha SPBU mini digital dan manual darimana asal dan prosesnya mendirikan pom mini yang menguntungkan. Berapa biaya modal usaha yang dibutuhkan untuk mendirikan pom bensin mini? Bagaimana cara mengurus surat perijinan usaha pom mini?  Dan bagaimana saya mendapatkan pasokan bensin untuk usaha pom mini? Pertanyaan tersebut akan dijawab pada artikel ini.

Untuk syarat mendirikan SPBU pertamini diperlukan biaya untuk membeli alat dan perlengkapan usaha pertamini yang mencakup terutama alat pengisian bensin otomatis dan modern yang biasanya dalam satu paket. Ada beragam jenis mesin pom mini dari yang manual sampai yang digital. Namun saran penulis lebih baik membeli pom mini digital supaya tingkat kepercayaan konsumen terhadap usaha SPBU mini anda semakin tinggi. Anda bisa membelinya di distributor atau produsen mesin pom mini digital yang bisa dijumpai di daerah terdekat.

Disebabkan berbagai jenis pom mini maka berikut ini beberapa macam paket usaha SPBU mini yang bisa sobat pilih, antara lain:

▪ SPBU Mini Manual Biasa
Mesin pengisian bensin berjalan secara manual dalam menunjukkan jumlah takaran yang diisi. Mesin pom mini ini memiliki berat 230 kiligram dengan daya tampung bensin sebanyak 210 liter. Selain itu, pertamini manual terbuat dari bahan plat besi dan stainless steel yang berkualitas baik. Harga SPBU mini manual dijual di pasaran dikisaran Rp 5 juta.

▪ SPBU Mini Manual Kios
Ada lagi pom mini manual bentuk kios yang mempunyai kapasitas 210 liter dan terbuat dari bahan dasar plat besi dan stainless steel. Harga mesin pom mini manual kios dijual sebesar Rp 7 juta. Dengan berat sekitar 280 kilogram, mesin SPBU mini manual kios lebih baik dari pom mini manual biasa.

▪ SPBU Mini Digital Portable
Adapun yang sedang booming dan banyak digunakan pelaku usaha SPBU mini adalah mesin pengisian bensin digital portabel yang bisa dipindahkan ke tempat manapun. Namun harga yang ditawarkan lebih mahal dari harga mesin pom mini manual. Harga pertamini digital portable dijual sekitar Rp 14 juta per unit. Kelebihan pom mini digital portable ini mengisi takaran bensin secara akurat sebab dilengkapi sensor gasonline dan mampu memompa bahan bakar minyak atau bensin secara otomatis.

▪ SPBU Mini Digital Portable Double
Inilah pom mini digital portable dengan ukuran lebih besar dari sebelumnya. Mesin pertamini digital ada dua buah unit. Yang satu bisa dipakai untuk pengisian bahan bakar bensin. Dan yang satunya lagi dapat digunakan untuk pengisian bahan bakar pertalite atau pertamax. Sehingga memberikan keleluasaan bagi konsumen memilih bahan bakar minyak yang hendak digunakannya. Harga mesin pertamini digital portable double sekitar Rp 26 juta.

Setelah membeli alat dan perlengkapan SPBU mini yang sesuai dengan minat dan anggaran keuangan yang dimiliki, selanjutnya adalah membeli bensin yang bisa didapatkan langsung dari SPBU pusat. Anda bisa memulai membeli bensin sebanyak 200 liter. Dikalikan harga bensin per liter sebesar Rp 7500 maka modal uang untuk belanja awal bensin sebanyak 200 liter sebesar Rp 1,5 juta.

Selanjutnya anda harus membeli alat pemadam kebakaran sebesar Rp 140 ribu untuk mencegah kejadian yang tak dinginkan terjadi seperti kebakaran. Dan setelah semua dipersiapkan dengan baik, berikutnya mengurus perijinan usaha SPBU mini supaya sah di mata hukum dan usaha tak diganggu gugat oleh orang lain. Bagaimana mudah kan cara membuat pertamina mini?

Cara Mengurus Izin Usaha SPBU Mini
Untuk mendirikan SPBU mini tak bisa didirikan secara sembarangan dan langsung. Namun memerlukan aspek legalitas usaha pertamini yakni pengurusan surat perijinan usaha pom mini. Kalau langsung membuka usaha SPBU mini tanpa adanya surat perijinan usaha rasanya sangat sulit usaha pom mini berjalan lancar dan menguntungkan. Apalagi untuk mendapatkan pasokan bensin dalam jumlah besar dari SPBU pusat, sobat harus membawa surat izin usaha pom mini atau pertamini.

Hal ini dialami langsung oleh penulis yang membuka usaha SPBU mini. Ketika belanja pasokan bensin dalam jumlah besar di SPBU besar maka penulis disuruh untuk mengisi formulir untuk pembuatan surat ijin pertamini. Dengan bekal surat ini, anda bebas membeli bensin dalam jumlah banyak. Tanpa membawa surat ijin usaha pom mini maka seseorang hanya diberi bensin maksimal 5 liter. Hal tersebut tak terlepas dari ketatnya aturan mengenai pembelian bensin saat ini menggunakan jerigen.

Biaya untuk membuat surat perijinan usaha SPBU mini sebesar Rp 300 ribu. Harga yang sangat terjangkau untuk keberlangsungan dan kelancaran bisnis pertamini anda. Formulir pendaftaran pembuatan surat ijin usaha pertamini bisa diperoleh di SPBU. Selepas sobat mengisi formulir secara lengkap, langkah selanjutnya adalah meminta persetujuan tanda tangan RT/RW, persetujuan dari pemerintahan desa, lembaga kecamatan dan pengesahan dari pihak kantor kepolisian setempat. Dan berikutnya anda meminta pengesahan dari pihak SPBU terdekat. Terakhir formulir diserahkan kepada kantor dinas perindustrian setempat. Dalam waktu paling lambat tujuh hari, sobat akan memperoleh surat ijin usaha pom mini atau usaha bensin eceran sebagai salah satu syarat cara mendapatkan pasokan bensin untuk pertamini.

Dengan bekal surat tersebut, anda dapat membeli bensin dalam jumlah sangat banyak tanpa batasan. Berbeda dengan tanpa memiliki surat ijin usaha pertamini. Dimana dibatasi pembelian bensin maksimal lima liter untuk pengisian dalam derijen. Maka jika anda memutuskan untuk mendirikan SPBU mini saat ini, terlebih dahulu anda harus mengetahui cara izin usaha pertamini dengan membuat surat ijin usaha bensin eceran seperti langkah-langkah di atas. Agar usaha SPBU mini yang anda jalankan selalu lancar dan menguntungkan.