Keuntungan Bisnis Minimarket dan Cara Memulai Usahanya

26 April 2017

Maraknya usaha minimarket bukan hanya terjadi di kota. Bisnis minimarket telah menggeliat hingga masuk ke desa. Hal ini penulis saksikan sendiri. Di kampung yang terpencil ini ada tiga buah gerai minimarket waralaba yang sudah terkenal yaitu Yomart dan Alfamart. Yang dua gerai berada di pusat keramaian dan laris manis. Sedangkan yang satunya berada di dekat pesawahan. Banyak orang tertarik membuka usaha minimarket franchise tak terlepas dari keuntungan besar yang diberikannya. Lalu apa saja keuntungan usaha ritel minimarket?

Keuntungan Bisnis Minimarket
Seiring dengan perubahan jaman yang ada, budaya konsumtif menjadi trend masyarakat tanah air sekarang ini. Banyak uang yang dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok dan sekunder serta tersier. Hal ini didukung oleh kondisi perekonomian bangsa yang semakin baik. Sehingga usaha minimarket menjamur baik di perkotaan dan pedesaan terpencil karena memberikan jaminan keuntungan dan omset besar perbulan.

Jika kita amati sekarang sangat gampang ditemukan gerai-gerai minimarket di sudut kota ataupun desa. Bahkan letak antara satu minimarket dengan minimarket lain saling berdekatan. Kurang dari 100 meter sudah ada gerai usaha minimarket lain. Fenomena ini terjadi saat ini bukan hanya di kota tapi di desa. Di satu desa, kecamatan, daerah dan wilayah sudah lumrah ditemukan beberapa gerai usaha minimarket waralaba yang lokasi saling tak jauh.
keuntungan bisnis minimarket, usaha minimarket, minimarket, cara usaha minimarket,

Prinsip dasar manusiawi diterapkan gerai minimarket hingga laris manis. Salah seorang teman penulis yang membuka warung dan toko kelontongan disamping minimarket mengakui penurunan omzet dan laba sejak usaha minimarket berdiri. Sehingga dikenal gerai usaha minimarket bisa menghancurkan usaha toko kelontongan dan warung rakyat di sekitarnya.

Kehadiran minimarket yang tumbuh subur di berbagai kota dan desa di tanah air tak terlepas dari gaya hidup konsumtif yang melanda bangsa Indonesia saat ini. Mereka tidak perlu repot pergi belanja ke supermarket untuk memenuhi keperluan hidup yang lengkap. Di gerai minimarket sudah komplit tersedia barang kebutuhan sehari-hari yang dapat dibeli secara menyenangkan dan bahagia. Dimulai dari produk kuliner roti, es krim, kebutuhan sandang, pangan dan papan.

Berikut ini keuntungan bisnis minimarket di desa maupun di kota, rumahan ataupun waralaba, antara lain:

▪ Bisnis Instant
Salah satu yang menjadi kelebihan dari bisnis minimarket waralaba adalah usaha ini sangat cocok bagi seseorang yang ingin memiliki bisnis secara cepat.

▪ Sistem Teruji
Bagi anda yang masih pemula atau belum mengetahui sama sekali dalam cara mengelola bisnis maka bisa belajar pada minimarket waralaba. Sistem teruji yang telah dibangun dalam manajemen minimarket membuat usaha ini berjalan baik dan benar secara otomatis. Segala sistem manajemen, ide dan promosi telah tersedia lengkap. Tinggal mengoperasikannya oleh anda. Pendek kata, bisnis minimarket waralaba anda tidak perlu direpotkan mengenai manajemen usaha, promosi, distribusi, perekrutan karyawan dll karena semua sudah ada sistem yang berjalan sendiri.

▪ Tenar
Pilihan membuka usaha minimarket waralaba sangat tepat. Karena brand yang sudah dikenal seluruh kalangan masyarakat. Dimana masyarakat akan percaya kepada minimarket franchise bersangkutan di tempat manapun. Sobat tak perlu mengeluarkan biaya promosi dan pemasaran yang menguras keuangan. Sebab masyarakat sudah banyak yang mengenalnya. Hal ini berbeda jika sobat membuka usaha minimarket yang belum dikenal orang. Tentu membutuhkan biaya promosi dalam jumlah besar dan proses waktu yang cukup lama.

▪ Manajemen Keuangan Yang Mapan
Hal ini memudahkan para investor untuk menanamkan investasi uang pada sektor ritel minimarket.

Kisah Pengusaha Minimarket yang Sukses
Pangsa pasar yang luas dan menggiurkan dari bisnis minimarket membuat banyak orang tertarik membuka usaha minimarket secara franchise, rumahan ataupun mandiri. Salah satunya adalah pria bernama lengkap Edrya Junaedi yang membangun bisnis minimart 99.

Usaha minimarket dengan brand Minimart 99 sudah berdiri sejak 4 tahun lalu. Ia menggunakan konsep syariah dalam segi kemitraan usaha. Untuk meningkatkan laba dan omzet perhari, sejak tahun 2012 ia menawarkan sistem kemitraan syariah kepada masyarakat yang mau membuka Minimart 99.

Apabila anda berminat mendirikan gerai usaha Minimart 99, calon mitra usaha atau yang disebut anggota mesti menyiapkan biaya investasi minimal sekitar 100 juta rupiah. Biaya investasi tersebut belum mencakup sewa lokasi usaha Minimart 99. Apabila keuangan anda terbatas maka bisa menyikapinya dengan cara berpatungan membuka usaha minimarket.

Dengan uang sebesar Rp 100 juta, anggota akan memperoleh bermacam fasilitas. Seperti komputer, barang yang hendak dijual, desain interior, rak minimarket, pelatihan pegawai dan pembukuan serta training managemen yang berkelanjutan.

Langkah selanjutnya, sobat menyiapkan lokasi usaha dengan luas minimal 50 meter persegi. Kemudian pihak surveyor dari manajemen pusat akan meninjau lokasi usaha minimarket yang berkenaan dengan layak tidaknya. Jika lokasi usaha minimarket sudah layak maka sobat sudah bisa mendirikan minimarket di lahan tersebut. Adapun pasokan barang bisa diperoleh melalui agen setempat yang telah bekerjasama dengan manajemen pusat. Dalam satu bulan biasanya minimarket membutuhkan suplai barang senilai 12 juta rupiah.

Keuntungan yang dapat diambil dari setiap produk yang dijual sampai 20 persen. Untuk biaya manajemen atau bagi hasil sebesar 5 persen dari untung bersih setiap bulan. Dengan adanya biaya manajemen, pihak pusat akan senantiasa mengawasi secara langsung gerai minimarket tersebut secara berkala dan intensif.

Omzet Perbulan Minimarket
Berdasarkan pengalaman anggota-anggota sebelumnya, dalam sehari omzet yang bisa diperoleh sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4 juta. Dalam sebulan bisa membekukan omzet sampai Rp 100 juta. Dengan laba 20 persen dari keuntungan minimarket perbulan tersebut membuat usaha minimarket cepat balik modal.

Waralaba Minimart 99 yang berada pusatnya di Jalan Raya Ciputat ini kini mempunyai 10 outlet milik mitra usaha. Sedangkan dua gerai minimarket Minimart 99 milik pribadi. Persaingan bisnis minimarket yang sangat ketat tidak membuat usaha ritel mandiri melesu. Justeru dapat mengalahkan minimarket waralaba yang telah mapan. Misalkan Indomart, Yomart, Circle K maupun Alfamart. Disebabkan persaingan bisnis minimarket sangat tinggi membuat pelaku usaha dalam bisnis ini harus bisa memberikan nilai tambah kepada gerai usaha minimarket miliknya.

Pendek kata, ada beragam pilihan dalam membuka usaha minimarket baik secara mandiri, waralaba atau kemitraan usaha. Modal usaha yang dibutuhkan dalam membuka gerai minimarket sangat terjangkau. Dari modal investasi sebesar Rp 100 juta bagi usaha Minimart 99. Hingga biaya investasi Rp 500 juta bagi waralaba minimarket ternama seperti Yomart, Alfamart, dan Indomart. Semua pilihan tergantung kepada anda yang mau merasakan manisnya keuntungan bisnis minimarket.

Cara Memulai Usaha Minimarket Waralaba
Pada suatu hari, penulis mengajak buah hati untuk berbelanja di minimarket. Ia sangat antusias membeli barang di minimarket ketimbang di toko kelontongan. Fakta menunjukkan banyak orang lebih memilih belanja di minimarket karena tempatnya nyaman, bisa mengecek barang dan harga sekehendak kita, harga yang ditawarkan terkadang lebih murah dengan adanya discount atau potongan harga, suasana dalam minimarket sangat nyaman, bersih dan wangi diselingi musik yang mengalun.

Apabila sobat berminat membuka dan memulai usaha minimarket franchise seperti Indomart, Yomart maupun Alfamart, berikut sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain:

▪ Badan Usaha
Untuk membuka bisnis minimarket waralaba adalah memiliki badan usaha yang sudah berketetapan hukum tetap. Misalnya PT atau CV.

▪ WNI
Tidak sembarang orang bisa membuka usaha minimarket waralaba seperti Alfamart. Karena warga negara asing tidak diperbolehkan memiliki usaha mimimarket waralaba alfamart di Indonesia. Syarat untuk membuka bisnis minimarket alfamart adalah orang atau pemilik gerai minimarket franchise harus warga negara Indonesia yang ditunjukan dengan bukti KTP.

▪ Lokasi Usaha
Persyaratan berikutnya adalah lokasi usaha. Pastikan berada di tempat strategis yang jaraknya masih jauh dengan minimarket waralaba pesaing. Pihak manajemen Alfamart mensyaratkan untuk lokasi usaha memiliki luas sekitar 800 meter persegi lebih. Hal ini belum termasuk ruangan administrasi dan gudang.

▪ Perijinan Usaha Minimarket
Hal lain yang harus dipenuhi untuk mendirikan bisnis minimarket adalah mengurus surat ijin usaha. Sehingga legal di mata hukum. Dan tak ada pihak yang menggugat keberadaan bisnis minimarket waralaba milik kita. Ada beberapa surat ijin yang harus dipenuhi antara lain surat ijin gangguan, surat ijin dari tetangga, surat ijin dari pemerintahan desa, surat ijin SIUP, domisili, NPWP dll.

▪ Taat Aturan
Terakhir, calon pemilik minimarket waralaba harus menaati peraturan dan sistem yang telah ditentukan oleh manajeman waralaba pusat.

Demikianlah persyaratan yang harus dipenuhi bagi calon pemilik gerai minimarket waralaba. Pada dasarnya semua persyaratan mendirikan minimarket waralaba hampir sama seperti Alfamart, Yomart, Indomart, Circle K dan lain sebagainya.

Bagaimana anda berminat untuk mendirikan usaha minimarket waralaba yang menguntungkan? Jika anda tertarik segera penuhi persyaratan di atas ditambah membayar biaya investasi yang sudah ditentukan oleh pihak manajemen pusat. Jika anda sudah mempunyai usaha minimarket maka sejak itulah anda telah menjadi pengusaha. Potensi keuntungan besar dari bisnis minimarket waralaba maupun mandiri rumahan sangat menjanjikan.