Cara Memilih dan Menentukan Lokasi Tanah untuk Investasi

09 Maret 2016

Memilih dan menentukan lokasi sangat penting bila Anda serius membeli tanah sebagai investasi. Ada sejumlah pertimbangan yang harus dilakukan agar nantinya tanah yang telah dibeli tersebut bisa menjadi investasi yang mendatangkan keuntungan berlipat. Sebagaimana yang diketahui bahwa salah satu jenis investasi yang berpotensi besar untuk meraih banyak keuntungan adalah investasi tanah. Kebutuhan terhadap tanah yang semakin hari semakin besar menjadikan investasi tanah bersifat jangka panjang. Tanah merupakan sumber ekonomi yang jumlahnya terbatas, sedangkan pihak yang membutuhkan justru terus mengalami peningkatan.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya harga sebuah tanah. Di antara faktor tersebut adalah faktor lokasi, kondisi tanah, faktor ekonomi, kepadatan penduduk, dan faktor-faktor lainnya. Oleh karena itu, harga jual tanah yang lokasinya dekat dari jalan raya besar maupun fasilitas-fasilitas umum seperti rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, kampus, cenderung lebih tinggi dibandingkan harga jual tanah yang berlokasi jauh dari tempat-tempat tersebut.

Investasi tanah merupakan investasi bisnis di bidang properti yang paling mudah dijalankan dan paling berpotensi besar untuk meraih banyak keuntungan dibandingkan dengan investasi bisnis dibidang properti lainnya seperti rumah atau apartemen. Bisa pula dijadikan sebagai usaha sampingan karena Anda bisa menjualnya kembali di kemudian hari dengan harga lebih baik.

Sebelum Anda memutuskan untuk menanam investasi bisnis berupa tanah, pastikan Anda sudah mengetahui cara memilih dan menentukan lokasi tanah untuk investasi yang tepat. Hal ini penting karena potensi kerugian dalam berbisnis properti di bidang tanah sebanding dengan potensi keuntungan yang bisa didapatkan.
lokasi investasi tanah, investasi tanah, tanah, memilih lokasi tanah, tanah untuk investasi

Tips Cara Memilih dan Menentukan Lokasi Tanah untuk Investasi
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menentukan lokasi tanah yang ingin dijadikan sebagai investasi. Beberapa faktor tersebut adalah sebagai berikut:

1. Lokasi tanah
Lokasi tanah adalah salah satu faktor yang harus betul-betul diperhatikan. Sebelum Anda memutuskan untuk mengalokasikan dana yang Anda miliki pada sebidang tanah tertentu, pastikan lokasi tanah tersebut berpotensi mengalami kenaikan harga yang tinggi pada waktu mendatang. Umumnya tanah yang berlokasi dekat dari faslitas umum atau lokasi industri berpotensi besar mengalami kenaikan harga dalam waktu cepat. Selain itu, lokasi tanah yang berada dekat dari kawasan pengembangan kota, pusat-pusat pendidikan, proyek-proyek pemerintah, dan yang lainnya juga memiliki prospek yang bagus. 

Dalam menentukan lokasi tanah untuk investasi bisnis, Anda harus menghindari beberapa lokasi yang berpotensi besar untuk tidak laku atau terjual dengan harga murah dan menyebabkan Anda mengalami kerugian. Beberapa lokasi tersebut seperti lokasi tanah yang rawan banjir, rawan longsor, atau lokasi tanah yang dekat dengan sesuatu yang akan menimbulkan perasaan tidak nyaman dan aman seperti dekat dari pekuburan, tempat pembuangan limbah, tempat pembuangan sampat, rawan kejahatan, dan yang lainnya.

Untuk memastikan lokasi tanah tersebut betul-betul cocok untuk investasi, sebaiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu dengan mengunjungi lokasi tanah secara langsung, bertanya kepada masyarakat setempat, bahkan kalua perlu bertanya kepada pemerintah setempat berkaitan dengan lokasi tersebut.

2. Kondisi tanah
Kondisi tanah juga termasuk salah satu faktor yang perlu untuk diperhatikan. Yang dimaksud dengan kondisi tanah di sini meliputi banyak hal. Diantaranya adalah bentuk tanah, kerataan dan kepadatan tanah, ukuran tanah, serta arah tanah. 
Bentuk tanah yang umumnya disukai pembeli adalah tanah yang berbentuk persegi atau trapesium. Tapi kadang pembeli tidak mau membeli tanah yang berbentuk persegi panjang jika lebar mukanya kurang bagus. Umumnya mereka lebih senang membeli tanah yang memiliki muka lebar berkisar 40-75% dari total tanah. 

Untuk tingkat kerataan dan kepadatan tanah, umumnya pembeli lebih senang untuk membeli tanah yang rata dan padat. Sebab, bentuk tanah yang tidak rata, berbentuk jurang, serta kurang padat, membutuhkan tambahan biaya yang cukup besar untuk memperbaikinya. Kalaupun mereka tetap akan membelinya, biasanya akan ada permintaan pemotongan harga kepada Anda.

Sedangkan untuk ukuran tanah, sebaiknya Anda sesuaikan dengan lokasi tanah tersebut. Misalnya, jika Anda menemukan sebuah lokasi tanah yang strategis dan berada dekat dari kawasan elit, maka sebaiknya Anda menjadikan ukuran tanah untuk setiap kaplingnya dalam ukuran yang besar, karena kemungkinan besar para pembeli berasal dari kalangan orang-orang elit yang membutuhkan lokasi tanah yang luas untuk membangun rumah besar dan mewah sesuai impian mereka. 

Untuk arah tanah, biasanya para pembeli lebih senang untuk membeli tanah yang menghadap ke arah utara atau selatan karena pencahayaan matahari yang lebih merata. Sebagian pembeli kadang juga lebih tanah yang menghadap ke timur karena penyinaran matahari di pagi hari.

3. Legalitas dan kelengkapan surat tanah
Hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan sebelum memutuskan untuk investasi bisnis di bidang tanah adalah kelengkapan surat-surat yang berkaitan dengan legalitas tanah tersebut. Kelengkapan surat-surat tanah tersebut bisa berupa keterangan resmi yang berkaitan dengan hak atas tanah seperti hak sewa, hak pakai, hak milik, dan sebagainya. Demikian pula halnya jika seandainya Anda sengaja membeli tanah tersebut untuk memilikinya, maka pastikan bahwa tanah tersebut nantinya betul-betul berada dalam kepemilikan Anda. Pastikan untuk memeriksa keabsahan surat-surat dari tanah tersebut (sertifikat hak milik).

3. Harga tanah
Hal yang juga perlu diperhatikan dalam investasi bisnis di bidang tanah adalah harga  tanah tersebut. Yang dimaksud dengan harga tanah di sini adalah harga jual tanah yang ditawarkan kepada Anda selaku pengembang properti di bidang tanah. 

Di sini diperlukan kemampuan bernegosiasi harga tanah agar Anda sebagai pihak pengembang properti di bidang tanah bisa mendapatkan harga yang murah, yang memungkinkan untuk dijual kembali dan meraih keuntungan.

Sebagus apapun kondisi dan lokasi tanah, tapi jika harga yang ditawarkan kepada Anda terlalu tinggi, maka sebaiknya jangan coba-coba untuk membelinya, karena bisa-bisa Anda akan kesulitan mencari pembeli tanah tersebut disebabkan harga jual tanahnya yang sangat mahal, karena tentunya Anda juga harus menaikkan harganya untuk mendapatkan keuntungan.

4. Kestabilan keuangan 
Bisnis investasi properti di bidang tanah adalah salah satu jenis bisnis yang bersifat jangka panjang dan berpeluang besar untuk meraih keuntungan yang besar. Oleh karena itu, pastikan Anda bisa menyimpan tanah tersebut dalam jangka waktu yang lama agar harganya semakin mahal ketika dijual nanti.

Sebaiknya Anda tidak menjual tanah tersebut sebelum tersimpan selama 5 tahun. Hal ini penting agar ketika tanah tersebut sudah benar-benar harus dijual, maka harganya bisa lebih tinggi lagi. Untuk mewujudkan hal ini, pastikan Anda tidak sedang mengalami masalah keuangan.  Lho apa hubungannya? Hubungannya jelas, sebab jika Anda mengalami masalah keuangan, maka kemungkinan besar Anda akan terpaksa menjual tanah tersebut untuk menutupi masalah keuangan yang dialami. 

Demikianlah artikel seputar cara memilih dan menentukan lokasi tanah untuk investasi yang tepat. Tentunya untuk benar-benar memahami lika-liku dalam investasi tanah, Anda harus langsung mencobanya. Kondisi di lapangan akan menjadi pengalaman yang sangat berharga.