Investasi Syariah Terbaik 2017, Ini Daftar Pilihannya

09 September 2016

Fenomena bank syariah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal tersebut tak terlepas dari keinginan mayoritas penduduk beragama Islam di Indonesia yang ingin melakukan transaksi investasi di perbankan secara syariah, terhindar dari riba, manipulatif, spekulatif dll. Konsep dasar perbankan Islam telah ada di dalam Al Quran dan hadits. Yang kemudian oleh para ekonom muslim modern diwujudkan dalam bentuk bank syariah. Sehingga sampai sekarang ini bangunan bank syariah sangat mudah kita jumpai di berbagai kota besar di Indonesia. Seperti Jakarta, Bandung, Cimahi, Palembang, Padang, Riau, Sumedang, Bengkulu, Lampung, Surabaya, Semarang, Solo dan kota besar lainnya di seluruh wilayah nusantara.

Beragam produk investasi menguntungkan tersedia di perbankan syariah. Namun demikian, masih sedikit orang beragama Islam yang menanamkan uang mereka di bank syariah. Hal tersebut disebabkan banyak faktor. Salah satunya ketidaktahuan mereka terhadap berbagai macam dan jenis produk investasi syariah. Padahal kalau mereka mengetahui seluk beluk investasi syariah pastinya akan menguntungkan ketimbang investasi di bank konvensional. Misalnya bank syariah menerapkan prinsip yang halal, keadilan dan saling tolong menolong, tidak mengandung riba, dll. Oleh sebab itu, penulis akan menjelaskannya mengenai kumpulan investasi syariah terbaik 2017 di bank syariah.
inivestasi syariah, investasi, tips investasi, reksadana syariah, bank syariah

Kelebihan Investasi Syariah vs Investasi Konvensional
Yang membedakan investasi syariah dengan  investasi konvensional terletak pada proses dan sifat. Investasi syariah tidak mengandung yang namanya bunga atau riba dalam keuntungan investasi melainkan menerapkan bagi hasil atau nisbah. Hal ini tampak lebih adil bagi semua pihak yang terlibat didalamnya seperti pemilik modal, nasabah, bank, pemilik usaha dll dalam menanggung resiko usaha secara bersama.

Jumlah keuntungan investasi konvensional bisa ditentukan berdasarkan tingkat suku bunga yang diterapkan saat itu. Hal ini berbeda sekali dengan jumlah bagi hasil di bank syariah yang tidak bisa ditentukan besaran jumlahnya. Besaran jumlah return investasi syariah tidak tetap melainkan berubah-ubah ditentukan oleh banyak faktor misalnya performa usaha, jenis investasi yang dilakukan, biaya operasional dan kinerja bank, dll. Namun berdasarkan pengalaman dan pengamatan banyak ekonom, return atau bagi hasil dari investasi syariah hampir sama dengan bank konvensional non syariah. Bahkan terkadang sedikit lebih baik dari return bank konvensional.

Jika investasi konvensional pembagian keuntungan berdasarkan bunga atau riba. Dimana resiko usaha hanya dibebankan pada pemilik usaha maupun bank. Walaupun usaha sedang rugi maka nasabah tetap mendapatkan keuntungan berupa bunga yang sudah ditentukan sebelumnya. Tampak sistem investasi non syariah tidak memberikan rasa keadilan bagi semua orang. Sehingga kini banyak orang memilih investasi syariah, baik muslim maupun non muslim.

Dalam mengelola dana masyarakat itu, bank syariah hanya menyalurkannya pada sektor usaha yang halal yang berpatokan pada prinsip dasar ekonomi Islam. Sedangkan mengenai legalitasnya, investasi syariah sudah dijamin oleh pemerintah dan diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah dan MUI. Sehingga keberadaannya diakui oleh pemerintah melalui aturan undang-undang. Misalnya pasar modal syariah.

Investasi Syariah Terbaik 2017, Ini Daftar Pilihannya
Dalam produk investasi syariah ada beberapa jenis emiten dan tingkatan keuntungan yang bisa dipilih. Hal ini bisa disesuaikan dengan strategi perencanaan, kebutuhan dan masa tempo. Semua investasi syariah semuanya baik karena sesuai dengan prinsip hukum Islam. Namun diantara yang baik ada yang terbaik. Untuk sekarang di tahun 2017, inilah daftar investasi syariah terbaik yang bisa sobat pilih, antara lain :

Deposito
Tentu anda sudah mengenal dengan jenis investasi ini. Deposito syariah memberikan keuntungan (return) lebih besar ketimbang produk tabungan di bank syariah. Keuntungan yang diperoleh nasabah dalam masa jatuh tempo deposito berdasarkan nisbah atau persentase bagi hasil. Besaran keuntungan tergantung kinerja bank dan jangka waktu yang dipilih. Semakin lama semakin besar keuntungan yang diperoleh. Jika performa bank sedang baik maka keuntungan akan baik. Apabila kinerja bank kurang baik maka bagi hasil akan kurang memuaskan. Sehingga tidak bisa ditentukan jumlah keuntungan. Hal ini berbeda dengan deposito di bank konvensional yang memberikan return secara tetap dan sudah diketahui besarannya.

Mengenai besaran prosentase bagi hasil bagi nasabah sebagai pihak investor, dan bank sebagai pengelola dana biasanya sudah terpampang jelas di papan pengumuman bank. Biasanya sekitar 60 : 40. Maksudnya, anda akan mendapatkan prosentase keuntungan sebesar 60 persen dari investasi deposito syariah. Sedangkan bank memperoleh prosentase keuntungan sebesar 40 persen dari hasil investasi deposito. Dan pada bulan selanjutnya, pembagian keuntungan investasi deposito di bank syariah didasarkan atas nisbah itu yang telah disepakati sebelumnya. Jika ingin mendapatkan keuntungan lebih tinggi maka jangka waktu deposito yang dipilih bisa lebih panjang. Umumnya, deposito syariah dalam jangka waktu satu bulan nisbah yang diberlakukan 50 : 50. Apabila deposito syariah yang diambil dengan jangka waktu 12 bulan berlaku nisbah 55 : 45.

Cara Mudah Melakukan Investasi Deposito Syariah
Namun untuk memulai investasi deposito syariah diperlukan beberapa persyaratan antara lain anda mempunyai jumlah uang dengan minimal untuk deposito yang di setiap bank ditentukan berbeda-beda. Seperti di bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri disingkat BSM ditentukan untuk berinvestasi deposito minimal uang yang harus disetorkan Rp 10 juta.

Cara untuk melakukan deposito di bank syariah sangat mudah. Pertama, tentukan terlebih dahulu bank syariah bereputasi baik yang hendak dituju di kota terdekat anda. Kemudian siapkan uang untuk investasi deposito sebesar 10 juta rupiah ke atas. Lebih besar uang yang didepositokan maka semakin besar keuntungan yang anda dapatkan. Lalu persiapkan pula KTP sebagai bukti identitas kepemilikan investasi deposito kelak.

Setelah berkas dan persyaratan lengkap kemudian mendatangi kantor bank syariah terdekat. Selanjutnya, mendatangi customer service bank atau  mengambil kode antrian untuk menghubungi customer service jika penuh. Setelah dipanggil anda bisa langsung mengutarakan niat dan maksud untuk berdeposito syariah. Customer service akan mengurusi semua hal sehingga anda telah mendapatkan bukti kepemilikan investasi deposito syariah di bank tersebut. Pembagian keuntungan hasil deposito bisa ditransfer langsung melalui buku tabungan atau diambil langsung. Sistem perpanjangan deposito bisa menggunakan sistem ARO atau tidak. Namun saran penulis lebih baik menggunakan sistem otomatis perpanjangan jatuh tempo. Sehingga meringankan anda dalam berinvestasi deposito di bank syariah.

Saham
Investasi terbaik lainnya di tahun 2017 saat sekarang adalah saham. Anda tentu mengenal saham yaitu sebuah penyertaan modal kepada perusahaan dimana sang pemodal akan memperoleh keuntungannya dari hasil penyertaan modal tersebut secara adil. Kini seiring ditetapkan Keputusan MUI mengenai kewajiban mengaplikasikan syariah di pasar modal pada tahun 2011 menjadikan bursa saham di Indonesia kini tidak hanya menyediakan saham konvensional melainkan juga saham syariah yang bergerak dalam jenis usaha yang halal.

Asuransi Syariah
Anda tentu mengenal jenis investasi syariah asuransi? Ya asuransi syariah berbeda dengan asuransi konvensional. Dimana selain mendapatkan proteksi biaya perawatan, kecelakaan, kesehatan dll premi iuran bulanan yang disetorkan para nasabah dikelola juga oleh perusahaan untuk kepentingan investasi. Dimasa berakhir cicilan atau habis kontrak maka uang premi nasabah itu bisa diambil disertai keuntungan hasil investasi dalam waktu lama. Salah satu emiten produk investasi jenis ini yang sangat direkomendasikan oleh penulis adalah investasi syariah asuransi prudential. Karena memiliki kinerja bagus dan memiliki reputasi baik.

Perbedaan asuransi syariah dan konvensional terletak pada premi yang dibayarkan. Jika pada bank syariah premi iuran yang dibayarkan tetap milik nasabah. Sedangkan pada asuransi konvensional, iuran premi asuransi yang dibayarkan menjadi milik perusahaan dimana perusahaan membeli resiko nasabah atau terjadi transaksi jual beli resiko. Hal ini berbeda dengan asuransi syariah. Dana asuransi tetap milik nasabah yang dipercayakan kepada perusahaan untuk dikembangkan dan dikelola secara baik dan menguntungkan sesuai syariat.

Reksadana Syariah
Jenis investasi syariah terbaik di tahun 2017 dan diminati banyak orang adalah reksadana. Investasi ini merupakan wadah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat. Dana masyarakat itu dikelola oleh manager investasi yang menyalurkannya pada emiten indeks saham syariah seperti ISSI atau Jakarta Islamic Index (JII) yang bergerak di bidang usaha yang menguntungkan serta halal, tidak mengandung bunga, riba, dan pada emiten itu dikenakan kewajiban membayar zakat. Semua saham yang berbasis syariah itu mendapat pengawasan ketat dari Dewan Pengawas Syariah MUI. Untuk berinvestasi reksadana syariah bisa dilakukan secara offline maupun online. Untuk online bisa melakukannya melalui situs-situs bank syariah terpercaya dan bereputasi bagus.

Kesimpulannya, dengan melakukan investasi syariah yang bersistem mudharabah dipastikan harta dan hidup akan berkah, selamat dunia akhirat. Sebagaimana Nabi SAW bersabda “Tiga jenis yang memperoleh berkah. Salah satunya adalah transaksi mudharabah.”

Demikianlah daftar investasi syariah terbaik 2017. Sebenarnya masih banyak jenis investasi syariah terbaik lainnya seperti tabungan, giro, obligasi syariah, dan lain-lain. Namun semua itu sudah cukup untuk mewakilinya. Semoga bisa bermanfaat bagi anda semua.